LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Electricity
  Kupang garap listrik tenaga surya
Infrastructure
  5 Kendala proyek PPP versi Bappenas
Infrastructure
  Tol Trans Jawa target penyelesaian 2014 kemungkinan molor
Infrastructure
  Infrastruktur sentra primer timur disiapkan
Properti
  2011, REI bangun 10.000 RST
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 26/03/2010
IAT beli pesawat baling-baling US$ 9,7 Juta
Air transportation

Maskapai Indonesia Air Transport (IAT) membeli satu pesawat baling-baling jenis ATR 42-500 senilai sekitar US$ 9,7 juta untuk melayani penerbangan sewa PT Badak NGL selama lima tahun ke depan.

Direktur Operasi IAT Toto Soebandoro mengatakan pembelian pesawat  berkapasitas 50 kursi setelah maskapainya memenangkan kontrak angkutan sewa rute Balikpapan-Bontang selama lima tahun ke depan.

"Kami beli pesawat ATR 42-500 khusus untuk memenuhi kontrak penerbangan charter PT Badak NGL selama lima tahun," katanya.

Dia menjadwalkan pesawat ATR 42-500 tiba pada bulan depan yang selanjutnya dioperasikan secara efektif melayani penerbangan sewa Balikpapan-Bontang mulai 1 Juli 2010.

Dia melanjutkan pesawat baru itu akan menggantikan pesawat Dash-7 milik Pelita Air Service yang kalah dalam lelang penerbangan sewa PT Badak NGL pada awal Januari lalu.

Toto menegaskan pihaknya belum dapat menyebutkan berapa investasi untuk membeli pesawat ATR 42-500. "Saya belum mengetahuinya nilainya. Besok saja informasi lengkapnya," tutur dia.

Dia melanjutkan pihaknya membutuhkan pilot baru untuk mendukung operasional pesawat ATR 42-500. "Dengan tambah pesawat maka pilot otomatis juga kurang," ucap dia.

Toto memaparkan maskapainya telah mendapat kontrak angkutan udara sewa dari sejumlah perusahaan migas dan tambang antara lain PT INCO Indonesia yang menyewa pesawat Fokker 50 dan Total E&P Indonesie menyewa pesawat helikopter  EC-155-B1.

Sebelumnya, IAT telah meneken kontrak dengan tiga perusahaan minyak yakni ConocoPhilips, Primers Oil, dan Star Energy untuk jangka waktu lima tahun.

Sampai dengan saat ini, IAT telah mengoperasikan 12 pesawat dari berbagai jenis seperti ATR 42-300, Fokker 50 dan helikopter EC-155-B1.

Toto juga mengungkapkan maskapainya telah mengantongi sertifikat operasi pesawat (air operator certificate/AOC) 121 sehingga bisa mengoperasikan pesawat berkapasitas di atas 35 kursi. Maskapai telah membuka layanan  penerbangan berjadwal di kawasan Nusa Tenggara sejak 2008.
 


SEKTOR AIR TRANSPORTATION LAINNYA :