LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  DKI alokasikan Rp 75,5 Miliar untuk pelihara jalan
Marine transportation
  Kebutuhan pelat baja di galangan nasional
Mining
  Tambangraya incar produksi batu bara 25 Juta ton
Infrastructure
  PBTR sanggup danai proyek tol
Geothermal
  Eksplorasi panas bumi Tampomas Maret 2011
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 26/03/2010
KTE siapkan 42 pangkalan elpiji
Oil & gas

(Kalimantan Timur) Program pemerintah tentang konversi minyak tanah ke elpiji (LPG: liquefied petroleum gas), mendapat dukungan penuh PT Kutai Timur Energy (KTE) sebagai salah satu perusahaan daerah. Hal itu dilakukan, mengingat program dimaksud adalah program nasional yang perlu didukung semua pihak.

"Sebagai salah satu BUMD Kutai Timur, kami harus mendukung konversi itu karena menjadi program nasional dan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. Kita juga telah membentuk 42 pangkalan pengisian ulang di 18 kecamatan," kata Direktur Utama PT Kutai Timur Energi, Anung Nugroho.

Menurut Anung, manfaat konversi minyak tanah ke elpiji adalah untuk mendorong penggunaan energi yang murah dan bermanfaat demi kelestarian alam. Penggunaan elpiji akan mengurangi biaya operasional rumah tangga, dan mengurangi penggunaan kayu bakar yang diambil dari hutan.

Realisasi dukungan KTE terhadap program ini adalah dengan membentuk pangkalan elpiji di setiap kecamatan. Selanjutnya setiap pangkalan dimaksud akan menyebarkannya ke warung-warung supaya masyarakat lebih mudah mendapatkan atau melakukan isi ulang.

"Kami membentuk 42 Pangkalan elpiji di 18 kecamatan se Kutai Timur dengan melibatkan mitra usaha dari UKM dan koperasi serta perorangan. Tujuannya memudahkan warga melakukan isi ulang," tambahnya.

Anung juga menjelaskan bahwa PT KTE telah menugaskan tim kerja beranggotakan empat staf yang diketuai Syukri M Nur, untuk membuat perencanaan dan pelaksanaan penyediaan tabung LPG, termasuk sebagai pengurusan menjadi agen di Pertamina.

Menurut Anung, pembentukan pangkalan di setiap kecamatan sebagai salah satu bentuk dukungan dan kepedulian KTE terhadap program ini, sehingga masyarakat lebih mudah ketika akan mengisi ulang tabung gas elpiji setelah habis digunakan.

"Dalam hal ini kami bekerja sama dengan Pertamina dan konsultannya untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dalam pengisian ulang tabung gas elpiji tersebut. Dengan demikian kita harapkan masyarakat bisa lebih memahami dan berhati-hati," ujarnya.
 


SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :