|
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 500 miliar untuk penanaman kembali (replanting) di beberapa lahan perkebunan perseroan.
Direktur Utama PTPN VII Andi Punoko menuturkan belanja modal akan dipenuhi dari kas internal maupun pinjaman bank.
"Untuk pinjaman, kami mendapatkan plafon sebesar Rp 500 miliar dari BRI maupun Bank Mandiri. Namun kami tidak mengambil keseluruhan fasilitas pinjaman itu,” ujarnya.
Menurut Andi, perseroan tahun ini menargetkan bisa meraup laba bersih sebesar Rp 300 miliar, sedangkan pendapatan ditargetkan mencapai Rp 2,8 triliun.
PTPN VII merupakan salah satu BUMN yang sebelumnya ditargetkan melepas saham ke pasar pada tahun lalu. Namun, kondisi pasar finansial yang saat itu masih fluktuatif mengakibatkan rencana tersebut tidak dilaksanakan.
Andi menambahkan perseroan tetap membuka kemungkinan untuk masuk ke pasar, namun keputusan akhir berada di tangan pemerintah selaku pemegang saham PTPN VII.
"Kami juga belum berencana menerbitkan obligasi. Beberapa waktu lalu perseroan justru melunasi obligasi sebelumnya," pungkasnya. |