MY PROCUREMENT

NEWS DIRECT
  BUSINESS DISCUSSION

ADVERTORIAL
 
LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
 

 
 
 
SEKTOR LAIN:
Marine transportation
  Pemerintah harus tambah kapal feri di Selat Sunda
Land transportation
  Proyek monorel akan dilanjutkan
Medical
  Ekspansi Kalbe Farma
Manufaktur
  Hankook bangun pabrik US$ 1,2 Miliar
Oil & gas
  Pemerintah dampingi BUMD kelola jaringan gas kota
 
 
BREAKING NEWS
Fri, 12/03/2010
Pelindo I benahi terminal peti kemas Belawan
Infrastructure
(Sumatera Utara) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Medan tahun bertekad membenahi Unit Terminal Peti Kemas (UTPK) Belawan dengan menyediakan belanja modal sekitar Rp 500 miliar untuk menambah peralatan, perbaikan dermaga, dan lapangan penumpukan kontainer.

Direktur Utama PT Pelindo I Medan Harri Sutanto mengakui tahun ini BUMN itu sudah mengalokasikan anggaran Rp 500 miliar untuk menambah peralatan di UTPK Belawan.

"Kami mempersiapkan diri dalam menyongsong persaingan yang bakal muncul dari pelaku lain. Soalnya, sesuai undang-undang maritim yang baru, swasta bisa ikut mengelola pelabuhan dan bersaing dengan Pelindo milik pemerintah," ujarnya.

Menurut dia, langkah membenahi UTPK Belawan sekaligus menjawab keluhan pengguna jasa selama ini yang menilai manajemen Pelindo I tidak pernah serius memperbaiki pelayanan di pelabuhan kontainer Belawan.

Tahun ini, kita Harri, Pelindo I Medan akan menambah container crane baru sebanyak tiga unit, sehingga nantinya ada lima unit container crane baru yang akan dioperasikan. Tahun lalu, Pelindo Medan sudah memesan dua unit container crane dan diperkirakan sudah bisa dioperasikan akhir 2010.

Tahun ini Pelindo I akan memesan lima trans trainer (TT) lagi, serta menambah mobil crane 10 unit.

"Pokoknya semua keluhan pengguna jasa tahun ini dipenuhi dan dilengkapi Pelindo I Medan dan pada 2011 UTPK Belawan sudah mampu menyejajarkan diri dengan pelabuhan negara lain," tuturnya.

Ketua Gafeksi Sumut Hasnil Basri Siregar mendesak Pelindo I Medan segera membenahi peralatan di Belawan, sehingga pelaksanaan kerja 24 jam yang sudah dicanangkan pemerintah di pelabuhan tersebut dapat direalisasikan.
BACK
 


SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :