|
PT Nestle Indonesia (Nestle) hari ini meresmikan proyek perluasan pabrik baru di Kejayan, Kab. Pasuruan, Jawa Timur yang dilakukan dalam tempo 2 tahun dengan investasi sedikitnya Rp 900 miliar.
Brata T. Hadrdjosubroto, Head of Public Relation Nestle, mengatakan dengan perluasan pabrik baru tersebut maka kapasitas daya serap susu segar pabrik Nestle di Kajayan tersebut meningkat dari 600 ton per hari menjadi 1.000 ton per hari.
"Perluasan pabrik baru ini akan menjadikan Nestle sebagai salah satu dari 10 pabrik pengolahan susu terbesar di dunia. Dengan menghadirkan teknologi mutakhir menjadikan sebagai salah satu pabrik pengolahan susu Nestle yang paling modern," katanya.
Brata menyebutkan dengan perluasan pabrik akan menciptakan sejumlah nilai tambah pada mata rantai produksi, termasuk penambahan lapangan kerja langsung serta meningkatnya peluang usaha susu segar di Jawa Timur terkait dengan meningkatnya kebutuhan pasokan susu segar hingga dua kali lipat.
Jika selama ini kapasitas daya serap susu segar ke Nestle mencapai 600 ton per hari diharapkan pada 2012 menjadi 1.000 ton per hari.
"Peningkatan aktivitas ekonomi tersebut diharapkan dapat berdampak positif bagi perekonomian dan perdagangan Provinsi Jatim."
Pihaknya menyebutkan perluasan pabrik Nestle kali ini merupakan yang kedua sejak Nestle membuka usaha di Indonesia pada 1988. "Perluasan pabrik pertama dilakukan pada 2003 dan kini pada 2010 perluasan kedua rampung." |