LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Properti
  REI sanggupi bangun 120.000 Unit rumah sederhana selama 2014
Land transportation
  40 Halte baru transmusi dibangun
Mining
  Golden Eagle siapkan dana akuisisi US$ 30 Juta
Oil & gas
  Medco siap kembali beroperasi di Libia
Heavy equipment
  Pelindo IV Makassar tambah investasi Rp 800 Miliar
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Tue, 02/03/2010
Pengadaan kapal perlu Rp 43,2 Triliun
Marine transportation

Pelayanan nasional tahun ini memerlukan dana sebesar US$ 4,64 miliar (sekitar Rp 43,2 triliun) untuk kapal baru dan bekas.

Kapal-kapal yang akan dibeli antara lain jenis coal carrier atau kapal angkutan batu bara baik tongkang maupun bulk carrier, kapal tanker minyak dan gas termasuk armada pendukung kegiatan lepas pantai, gerenal kargo dan kontainer.

Ketua Bidang Angkutan Kontainer Dewan Pengurus Pusat Indonesia National Shipowners' Association (INSA) Asmari Herry mengatakan harga kapal di pasar internasional yang jatuh sejak akhir 2008 menjadi momentum untuk memperbanyak kapal niaga nasional.

Menurut dia, pengadaan kapal tahun ini diarahkan untuk memperbanyak angkutan yang bergerak di sektor ekspor dan impor.

"Ceruk muatan angkutan ke luar negeri masih besar karena sebagaian besar dikuasai oleh asing," katanya.

Data yang diterima dari INSA menyebutkan jumlah kapal yang dibutuhkan tahun ini total 654 buah yang terdiri dari kapal pengangkut komoditas batu bara sebannyak 390 unit, tanker 225 unit, kontainer, dan kargo umum masing-masing 14 unit dan 25 unit.

Sementara total dana yang diperlukan mencapai US$ 4,6 miliar. Sumber pendanaan itu berasal dari investasi langsung perusahaan sebesar US$ 900 juta, sisanya US$ 3,7 miliar diharapkan kontribusi dari lembaga keuangan atau perbankan dalam negeri dan asing.

Kapal pengangkut batu bara masih diperlukan sebanyak 10 unit berkapasitas angkut 60.00 dead weight tonnes (DWT) yakni jenis panamax, 13 unit jenis handymax berkapasitas 45.000 DWT dan kapal tongkang batu bara sebanyak 367 berkapasitas 8.000 DWT.

Untuk kapal kontainer masih dibutuhkan sedikitnya 14 unit yang terdiri dari armada ukuran 3.000 DWT dan 6.000 DWT masing-masing sebanyak lima unit, dan ukuran 15.000 DWT sebanyak empat unit.

Asmari yang juga Executive Director Samudera Shipping Line mengataka kondisi pelayaran berjadwal, terutama kontainer kini sedang terpuruk baik untuk angkutan domestik maupun luar negeri karena imbas dari krisis ekonomi global.

Namun, katanya, pemilik perusahaan pelayaran nasional tetap melakukan pengadaan karena harga kapal di pasar internasional sedang rendah. "Memang pasar anjlok, tetapi saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli kapal karena harnya anjlok," ujarnya.

Menurut dia, dalam konteks memperbesar porsi penguasaan kapal milik pengusaha Indonesia, pengadaan armada kontainer yang diarahkan untuk angkutan ekspor dan impor sangat tepat karena selama ini asing yang menguasai sektor ini.

Proyeksi kebutuhan dana pengadaan kapal 2010

Jenis Kapal

Jumlah (unit)

Dana (US$ Miliar)

Coal Carrier

390

3,11

Tanker

225

1,39

Kargo Umum

25

0,05

Kontainer

14

0,09

Jumlah

654

4,64


 
NEWS SEKTOR MARINE TRANSPORTATION LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (19-04-2014) : 226
JUDUL TENDER (19-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com