LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Air transportation
  Garuda butuh USD 5,3 Miliar
Manufaktur
  Slovakia batalkan investasi ban US$ 20 Juta
Properti
  Proyek Devas Nusa Dua telan investasi Rp 1,2 Triliun
Properti
  Kemenpera siapkan 4.406 unit rumah khusus di NTT
Keuangan
  Jatim siapkan dana pengadaan sapi perah Rp 200 Miliar
 
 

 


 
 




BREAKING NEWS
Wed, 24/02/2010
PT PMS bangun kapal cepat rudal milik TNI AL
Marine transportation

Galangan nasional PT Palindo Marine Shipyard (PT PMS), Batam mendapat kepercayaan membangun satu unit Kapal Cepat Rudal milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL).

Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Madya Agus Suhartono pertengahan Januari 2010 lalu telah mengunjungi galangan PT PMS yang membangun kapal tersebut di Batam. TNI AL, katanya, menargetkan akan membangun empat unit kapal KCR hingga 2014.

"Sekarang baru dipesan satu unit. Sampai 2014 ditargetkan bisa dibangun empat unit KCR dan itu akan bergantung pada anggaran dan proses lelang," katanya.

KCR yang dibangun di galangan PT PMS memiliki spesifikasi penjang 43 meter dengan kecepatan maksimal 28 knot. Kerangka dan lambung kapal terbuat dari besi baja, dan bangunan atas dibuat dari bahan aluminium. Kapal ini memiliki daya tampung bahan bakar sebanyak 50 ton.

Nilai proyek KCR yang dilengkapi dengan sistem navigasi dan telekomunikasi mencapai Rp 60 miliar. Sedangkan nilai persenjataannya mencapai US$ 20 juta. TNI AL akan memesan sistem persenjataan KCR dari China dan Korea. Diharapkan pengerjaan KCR dapat selesai dalam waktu 12 bulan.

TNI AL terus berupaya mengembangkan dan menambah kekuatan armada dan sistem persenjataannya dengan melibatkan industri perkapalan dalam negeri. Desember lalu misalnya, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro telah pula meresmikan masuknya kapal KRI Banjarmasin 529 ke dalam jajaran armada TNI AL dalam suatu upacara militer di dermaga PT PAL Indonesia, Surabaya.

KRI Banjarmasin yang dibangun PT PAL adalah kapal tipe Landing Platform Dock (LPD) yang dapat membawa lima unit helicopter. Kapal sepanjang 125 meter tersebut dapat membawa 344 personil dengan kecepatan jelajah 15,4 knots.

KRI Banjarmasin 592 merupakan LPD ketiga yang masuk jajaran armada TNI AL. Sebelumnya dua kapal serupa, yakni KRI Makasar-590 dan KRI Surabaya-591 sudah dioperasikan oleh TNI AL. Kedua LPD tersebut dibuat oleh Daewoo International Corporation (Korea Selatan).

Pada awal tahun lalu TNI AL juga menerima dua kapal patroli cepat (PC-40) yang berhasil dirampungkan di Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) Mentigi, Tanjunguban, Bintan bekerja sama dengan PT Batam Ekspresindo. Kedua kapal itu adalah KRI Krait 827 dan KRI Tarihu 829.

Diperkirakan TNI AL masih membutuhkan sekitar 128 unit KRI karena kapal yang ada sekarang ini belum mencukupi untuk mengawal wilayah laut Indonesia.
 
NEWS SEKTOR MARINE TRANSPORTATION LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (19-04-2014) : 226
JUDUL TENDER (19-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 

 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com