LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Electricity
  PLTU Suralaya unit 8 siap operasi April 2011
Marine transportation
  Revitalisasi 1.000 kapal nelayan berpotensi gagal
Manufaktur
  Konstrukties bangun pabrik ban US$ 50 Juta
Oil & gas
  Produksi West Madura Offshore akan dipompa
Electricity
  Sumitomo siapkan US$ 10 Miliar
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 12/02/2010
Implementasi WiMax terlalu lamban
Infokom

Perkembangan implementasi teknologi akses Wimax di Indonesia masih terlalu lambat. Inisiatif WiMax yang seharusnya dapat memicu pertumbuhan penetrasi jaringan broadband justru tidak mengalami kemajuan sejak di tender pada Juli 2009.

Sejauh ini dari delapan pemenang tender penyelenggaraan layanan broadband wireless access (WiMax) berstandar fixed (16.d) di Indonesia belum ada yang resmi menggelar layanan tersebut.

Menurut Managing Director WiMax program Office Intel Corporation Southeast Asia, Werner Sutanto, keterlambatan tersebut selain karena hambatan ketersediaan peralatan fixed wireless broadband 16.d, perangkat dengan standar yang kini diadopsi luar di dunia (standar mobile WiMax 16.e).

Belum lagi karena peta daerah penggelaran dari operator yang cukup rumit sehingga masih dibutuhkan pembahasan roaming untuk settlement interkoneksi.

"Kami mendukung kompetensi lokal, dengan menggelar Intel Matchmaking Facilitation Program yang mempertemukan vendor global dengan vendor lokal. Kerja sama ini diharapkan menghasilkan peranti yang mematuhi aturan TKDN dan bisa diekspor dari Indonesia," ujarnya.

Program itu menjaring 15 vendor, tetapi sudah dua kerja sama mulai terjalin yaitu vendor Korsel Seowon dengan PT Panggung Electronic dan vendor China Huawei dengan PT Darma Persada (Xirka).
 


SEKTOR INFOKOM LAINNYA :