LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Petrochemical
  Petrokimia Gresik akan bangun pabrik amoniak
Oil & gas
  Pertamina bakal menjajaki impor LNG
Marine transportation
  Kapal FSRU Nusaregas tersandung perizinan
Infrastructure
  Enam proyek tol dianggarkan Rp 3,2 Triliun
Keuangan
  Rp 31 Miliar untuk perbaikan drainase
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Mon, 01/02/2010
10 Rusunawa segera ditender
Properti

Dinas Perumahan DKI menganggarkan Rp 116 miliar dalam APBD DKI 2010 untuk membangun 10 menara rumah susun sederhana sewa (rusunawa) atau 1.000 unit rusun di Jakarta. Tender proyek ini segera digelar.

Dari 10 menara itu, dua di antaranya khusus untuk satuan pemadam kebakaran DKI dan petugas kebersihan DKI. Perinciannya, empat tower dengan 100 unit rumah akan dibangun di kawasan Boker, Jakarta Timur dan Pegadungan, Jakarta Barat.

Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Agus Soebardono mengatakan total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun empat tower rusunawa tersebut mencapai Rp 56 miliar, atau Rp 14 miliar per satu tower.

"Enam tower lainnya akan dibangun dikawasan Waduk Pluit untuk menampung warga bantaran waduk Pluit, dengan masing-masing terdiri dari 100 unit dengan total anggaran Rp 60 miliar. Semuanya rampung akhir 2010," ujarnya.

Agus mengatakan pembangunan empat tower di Boker dan Pegadungan sengaja dijadikan rumah dinas untuk PNS dari Dinas Damkar dan PB serta Dinas Kebersihan, terutama untuk mendukung kegiatan petugas dalam melayani warga.

Saat ini, sambungnya, pembangunan empat tower rusunawa tersebut baru akan memasuki tahap proses tender pada Februari 2010, dan 2011 sudah siap huni.

Sementara itu, untuk rusunawa di Waduk Pluit, kebutuhannya yakni sebanyak 10 menara, tetapi tahun ini baru 6 menara dialokasikan pembangunannya dengan dana Rp 60 miliar. Sisanya, empat tower akan dibangun pada 2011.

Sebab, lahan yang telah dibebaskan baru seluas 1 hektare dari total luas kebutuhan 2,2 hektare. Pembebasan lahan baru milik PT Jakarta Propertindo yang merupakan salah satu badan usaha milik daerah DKI, sedangkan sisanya milik perusahaan swasta.

Rusunawa itu akan dipakai warga terkena penertiban bantaran Waduk Pluit. Biaya sewanya dikenakan Rp 90.000 hingga Rp 190.000 per unit per bulan, sedangkan rusunawa selain Pluit, biaya sewanya Rp 350.000 hingga Rp 500.000 per unit per bulan.
 


SEKTOR PROPERTI LAINNYA :