LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Manufaktur
  China bangun pabrik US$ 350 Juta di Grobogan
Oil & gas
  Rekind incar proyek FSRU Jawa Tengah
Electricity
  PLTU CNKO molor lagi
Mining
  Akuisisi tambang batubara
Infrastructure
  Proyek jalan Tanah Ampo di Bali
 
 

 

 
 
BREAKING NEWS
Fri, 29/01/2010
PT Kereta Api angkut produk baja Krakatau Steel
Land transportation

PT Kereta Api menargetkan pendapatan angkutan barang mencapai Rp 2,13 triliun dengan volume pengangkutan sebesar 23,91 juta ton pada tahun ini.

Direktur Komersial PT KA Sulistyo Wombo Hardjito optimistis target itu akan tercapai, menyusul kerja sama angkutan baja koil dengan PT Krakatau Seel (KS) yang menyumbangkan tambahan pendapatan Rp 5,9 miliar.

"Kami menargetkan bisa mengangkut 23,91 juta ton dengan pendapatan Rp 2,13 triliun," katanya.

Dia menyatakan pengangkutan KA baja koil terdiri dari 16 gerbong datar dengan kapasitas angkut 30 ton per gerbong dari Cilegon ke Terminal Peti Kemas (TPS) Surabaya. Tarif angkutan itu disepakati Rp 180.000 per ton, belum termasuk pajak pertambahan nilai (PPN).

Wimbo mengatakan target pengangkutan 23,91 juta ton pada tahun ini masih akan didominasi angkutan batu bara Sumatra sebesar 12,48 juta ton dengan pendapatan mencapai Rp 1,44 triliun.

Dia menguraikan target komoditas yang akan diangkut selama tahun ini, antara lain bubur kayu, batu bara, bahan bakar minyak, pupuk, peti kemas, parcel, baja, lateks, minyak sawit, minyak sawit cair, air minum, dan pasir kuarsa.

"Kami optimistis karena tren pertumbuhan KA angkutan barang rata-rata di atas 12%," ujarnya.

Pada 2009, PT KA membukukan pendapatan dari angkutan barang sebesar Rp 1,7 triliun dengan realisasi volume angkutan 20,72 juta ton.

Wimbo menjelaskan pendapatan dari angkutan batu bara di Sumatra yang bekerja sama dengan PT BA masih dominan, yakni Rp 1,9 triliun dengan realisasi angkutan 11,14 juta ton.

Menurut dia, pihaknya akan terus memacu pangsa pasar angkutan barang kereta api yang kini masih di bawah 1% dibandingkan dengan moda transportasi jalan raya yang mencapai 92%.

Berdasarkan data 2005, kata Wimbo, pangsa pasar PT KA di angkutan barang hanya 0,96% dengan total barang 17,3 juta ton.

Khusus untuk angkutan baja KS, dia mengatakan PT KA telah mengangkut 40.800 ton selama 2009 dengan pendapatan Rp 4,619 miliar. Target pada 2010, baja bisa diangkut sebanyak 19.200 ton dengan pendapatan Rp 5,9 miliar," ungkapnya.
 


SEKTOR LAND TRANSPORTATION LAINNYA :