|
Akhir bulan ini PT PLN (Persero) akan mengadakan tender pengadaan 12 trafo yang menjadi kebutuhan PLN. "Tendernya akan kami buka minggu depan, seperti semacam beauty contest," ujar Direktur Utama PLN Dahlan Iskan.
Meski terbilang lebih cepat dan sudah mengantongi restu dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), namun PLN mengurungkan niatnya melakukan penunjukan langsung dalam pengadaan trafo milik PLN lantaran ogah melanggar undang-undang. Sebagai gantinya, PLN akan melakukan tender.
PLN akan menggelar tender pengadaan 12 trafo tersebut secara terbuka dan bisa diikuti oleh perusahaan manapun, baik domestik maupun asing.
Dahlan membantah pernyataan Menteri BUMN Mustafa Abubakar bahwa PLN sudah menunjuk perusahaan asal China untuk pengadaan trafo tersebut. "Trafo tersebut tidak harus berasal dari China, tapi dari mana saja. Kita cari yang termurah dan tercepat," tandas Dahlan Iskan.
Dia menambahkan, PLN memberikan kesempatan yang sama kepada semua perusahaan yang berminat mengikuti tender tersebut.
|