LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Electricity
  Megaproyek 10.000 MW dongkrak permintaan kabel
Electricity
  Wika cari pinjaman Rp 1 Triliun
Oil & gas
  Pemerintah diminta serahkan West Madura ke Pertamina
Marine transportation
  Pembelian kapal selam dana Rp 8,6 Triliun disiapkan
Mining
  G-Resources mulai menambang emas
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 15/01/2010
Lippo Group bersiap membangun rumah sakit eksklusif
Bisnis entertainment

Setelah merampungkan pembangunan apartemen, perkantoran, dan mal di superblok St. Moritz, Jakarta Barat, Grup Lippo kini bersiap dengan proyek barunya. Rencananya, Lippo akan membangun rumah sakit di kawasan ini. Rumah sakit itu nantinya akan berdiri di atas mal PX Pavilion yang luasnya 14.000 m2.

"Rumah sakit itu khusus diperuntukkan untuk segmen premium dengan konsep executive medical center," kata Budhi Gozali, Direktur St.Moritz.

Meski target pembukaan rumah sakit tersebut masuk agenda jangka panjang dan baru akan direalisasikan mulai 2013, Lippo tampak serius menyusun langkah persiapan. "Pengelolaan rumah sakit akan dipegang manajemen Siloam Hospital,"imbuh Paulus Pandangian, Hubungan Masyarakat Lippo Karawaci.

Selain menyasar penghuni tiga tower apartemen di kompleks itu, Budhi yakni pasar di Indonesia sangat menjanjikan untuk kategori kebutuhan kesehatan kelas premium. Makanya, lanjut Budhi, Lippo sengaja membangun rumah sakit itu di atas mal PX Pavillion, limited mall yang khusus dihuni penyewa kelas A.

"Ini akan menjadi yang pertama di Indonesia, konsepnya kami lihat dari Rumah Sakit Paragon di Singapura," imbuh Budhi. Lippo sengaja membangun rumah sakit dengan konsep layanan terbatas, namun lebih menonjolkan sisi kualitas fasilitas dan eksklusivitas layanan. Misalnya, rumah sakit ini hanya menyediakan dokter spesialis dan memberi kamar mewah.

Budhi yakin, kebutuhan layanan kesehatan berstandar terbaik masih besar di Indonesia. "Sehingga, nantinya tidak perlu ke Singapura atau Malaysia untuk sekedar dapat layanan RS yang high class," ujarnya.

Sayang, Lippo belum bersedia mengungkap nilai investasi proyek ini. "Yang jelas kami optimistis dengan potensi pasarnya," cetus Budhi.
 


SEKTOR BISNIS ENTERTAINMENT LAINNYA :