LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Marine transportation
  Kapal cepat KRI Clurit mulai beroperasi
Properti
  Proyek Ciputra World Surabaya tahap II dimulai tahun ini
Electricity
  PLN bangun PLTS di pulau Sebatik
Land transportation
  Buslane Tangerang akan beroperasi setelah Lebaran
Infokom
  Indonesia-Korsel jajaki kerja sama TIK
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Thu, 16/08/2012
Eksplorasi CBM, 4 sumur potensi
Oil & gas

(Sumatra Selatan) Melalui anak perusahaan Medco CBM Sekayu,  PT Medco Energi International Tbk (MEDC) mulai eksplorasi CBM (coal bed methane) atau gas metan di blok Sekayu.  "Ada potensi CBM di Sekayu,  makanya kita mau mengembangkan potensi CBM batubara," jelas Manager External Relation Communication MEDC Arfiandy Djafaar.    

Dia mengatakan,  ada 4 sumur yang positif mengandung CBM dan ditarget sudah produksi pada Desember mendatang.  "Untuk CBM,  bagi Medco ini eksplorasi perdana,  selama ini banyak memproduksi minyak dan gas.  Jika pengembangan potensi CBM berhasil,  Medco berencana melanjutkan pengembangan potensi CBM di blok lain,  tukas dia.
    

Sebenarnya,  kata Arfiandy,  Medco sudah memproduksi CBM menjadi listrik di Sekayu namun baru untuk konsumsi internal.  "Jika proyek perdana ini berhasil,  kita bisa suplai listrik ke lingkungan sekitar," ungkap dia.  Diakui Arfiandy,  sebenarnya proyeknya sudah lama dijalankan,  hanya saja pihaknya sempat menghadapai beberapa masalah untuk mengeksplorasi CBM baik itu permasalahan sosial maupun soal lahan.
   

Untuk melakukan seismic CBM,  lanjut Arfiandy,  butuh investasi yang sangat besar.  "Teknologi yang digunakan harus canggih.  Kami juga belum bisa bicara soal cadangan CBM di Sekayu,  kita eksplorasi dulu.  Kalau berhasil diangkat luar biasa.  CBM juga bisa menjadi BBM alternatif," tegas dia.
    

Selain mengembangkan potensi CBM,  pihaknya juga terus mengembangkan potensi-potensi minyak bumi pada sumur-sumur baru.  "Proses pengembangan potensi minyak,  survey topografis dan seismic terus kami lakukan di blok Rimau," tukasnya.  Dia menyebut ada sekitar 1.500 sumur minyak di Blok Rimau,  namun yang dikembangkan baru 400 sumur minyak.  

"Masih 1.100 sumur minyak yang bisa berpotensi untuk dikembangkan," tukasnya.  Di Blok Rimau,  Medco mampu memproduksi sekitar 16 ribu barel per hari (bph)," tuturnya.  Semua minyak yang didapat ini disetor ke Pertamina Refinery Unit (RU) III untuk diolah,  karena Medco hanya sebagai kontraktor minyak dan gas.  "Target kita berpatokan pada berapa yang mampu kita angkat saja," tutup Arfiandy.    

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari,  anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).  
 


SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :