|
(Sumatra Barat) Pemerintah Provinsi Sumatra Barat mengoperasikan jembatan layang non tol tahap I (fly over) Kelok Sambilan, di daerah Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota sepanjang 1 KM.
Suprapto, Kepala Dinas Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tata Ruang Pemukiman Sumbar menyebut peresmian pengoperasian dilakukan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada pukul 16.00 WIB sore ini.
"Sore ini, Fly Over Kelok Sambilan diresmikan Gubernur, dan sudah bisa dipakai pengendara bermotor, dan tentunya antisipati kemacetan di lokasi (area Kelok Sambilan lama)," katanya.
Operasionalnya, ucap Suprapto, hanya dijadwalkan selama 15 hari saja, khususnya menghadapi pemudik di musim lebaran.
Di mana, pada H-4 jalur dibuka arah Riau ke Sumbar, alias yang boleh memasuki fly over adalah kendaraan dari Provinsi Riau, sedangkan di H+1 sampai H+7, jalur dibuka arah Sumbar ke Riau, alias yang boleh memasuki fly over adalah kendaraan dari Provinsi Sumbar. "Intinya, di tahap ujicoba ini, jalur hanya dibuka satu arah alias one-way," kata Suprapto.
Mega proyek Fly Over Kelok Sembilan dilakukan dalam dua tahap pengerjaan, a.l Tahap I Rp 350 miliar untuk pengerjaan 4 buah jembatan dengan total panjang 720 meter dan jalan 2.000 meter.
Adapun tahap II Rp 180 miliar, untuk pembangunan jembatan layang sepanjang 250 meter dan ruas jalan sepanjang 1.000 meter. "Jalan itu nantinya, dibuatkan jadi dua line (arah)," katanya.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|