|
(Kalimantan Selatan) PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (ITP) akan terus meningkatkan kapasitas produksi semen melalui penambahan tiga pabrik baru yang ditargetkan harus sudah beroperasi penuh pada 2016.
Sekretaris Perusahaan Indocement Tunggal Prakarsa Sahat Panggabean, mengatakan, tiga pabrik baru tersebut akan dibangun masing-masing di Citeureup (Jawa Barat), Pati (Jawa Tengah) dan satu di luar Pulau Jawa.
Menurut Sahat, pabrik baru di Citeureup saat ini sudah memasuki tahap paparan publik dan pembangunan segera dilakukan. "Kami jadwalkan sebelum 2012 berakhir, pembangunan pabrik sudah dilakukan," katanya.
Dia menjelaskan, pabrik di Citeureup merupakan pabrik semen brown-field dengan kapasitas produksi mencapai 4,4 juta ton per tahun.
Menurutnya, nilai investasi untuk pembangunan pabrik Citeureup sebesar 800 juta dolar AS yang diperkirakan siap berproduksi pada 2015. "Saat ini kami juga sudah menuntaskan proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk pabrik semen di Pati, Jawa Tengah," ujar Sahat.
Pembangunan pabrik semen di Pati sebenarnya mundur dari jadwal yang telah ditetapkan yaitu pada 2011 lalu karena adanya penolakan dari masyarakat sekitar. "Kami harus melakukan sosialisasi dan berupaya untuk memulai pembangunan segera mungkin," tegasnya.
Indocement harus memulai dari nol untuk pembangunan pabrik di Pati, Jawa Tengah karena harus melakukan pembebasan lahan, dan membangun infrastruktur, yang diperkirakan memakan waktu kurang lebih dua tahun.
Pabrik semen di Pati merupakan pabrik green-field dengan kapasitas mencapai 2,5 juta ton per tahun.
Indocement menyiapkan dana sekitar US$ 750 juta untuk pembangunan pabrik di Pati termasuk pembebasan lahan, pembangunan infrastruktur dan power plant.
Saat ini, Indocement telah memiliki 12 pabrik semen yang berada di tiga lokasi yaitu Bogor, Cirebon, dan Kotabaru dengan kapasitas produksi seluruhnya mencapai 30,5 juta ton semen per tahun.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|