|
PT Sampoerna Agro Tbk berharap tahun ini bisa menggunakan seluruh kapasitas produksi pabrik sagu di Riau, Sumatera Selatan (Sulsel). Untuk memenuhi seluruh pasokan bahan baku pohon sagu, perusahaan ini berencana membuka kebuh sagu baru seluas 1.000 ha-2.000 ha sepanjang 2012.
Dengan adanya kebun sagu baru itu, maka luas tertanam pohon sagu yang saat ini mencapai 4.000 ha akan menjadi 6.000 ha pada akhir tahun ini. Sekadar informasi, Sampoerna Agro telah memiliki izin perkebunan sagu seluas 21.000 ha di Selat Panjang, Kepulauan Meranti, Riau.
Dalam rencana penanaman lahan perkebunan sagu tersebut, Sampoerna Agro hanya akan memanfaatkan lahan seluas 14.700 ha, atau 70% dari total konsesi yang dimilki. Sementara lahan yang tersisa akan dialokasikan sebagai wilayah konservasi. Seluruh penanaman pohon sagu ditargetkan selesai dalam lima tahun ke depan.
Michael Kusuma, Kepala Hubungan Investor Sampoerna Agro mengatakan, walau telah selesai dibangun pada akhir 2011, saat ini pabrik pengolahan tepung sagu di Riau masih dalam tahap supervisi produksi. "Pada akhir tahun lalu, pembangunan pabrik secara kasar sudah jadi tapi kita masih belum full scale," katanya.
Pabrik pengolahan tepung sagu milik Sampoerna Agro memiliki kapasitas terpasang 100 ton per hari. Menurut Michael, belum beroperasinya penuh pabrik tersebut tidak berkaitan dengan pasokan bahan baku. "Ini hanya proses biasa, tidak ada masalah dengan bahan baku," katanya.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|