|
PT Pertamina (Persero) akan menyelesaikan proyek pembangunan empat stasiun pengisian bahan bakar gas jenis "online" sampai akhir 2012.
Juru Bicara Pertamina, Ali Mundakir mengatakan, pendanaan pembangunan SPBG tersebut memakai dana APBN dan sendiri.
"Keempat SPBG ini berlokasi di Jakarta," katanya.
Ia juga mengatakan, melalui anak perusahaan, PT Pertamina Gas (Pertagas), pihaknya akan menyelesaikan satu proyek percontohan sistem ibu-anak (mother-daughter) di Bitung, Banten.
Sesuai Perpres No 64 Tahun 2012 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Bahan Bakar Gas Untuk Transportasi Jalan, pemerintah menugaskan Pertamina menyediakan dan mendistribusikan BBG jenis "compressed natural gas" (CNG).
Pemerintah mengalokasikan dana APBN Perubahan 2012 senilai Rp 2,1 triliun untuk pembangunan infrastruktur BBG tersebut.
"Dengan penugasan ini, kami siap menjalankan program konversi BBM ke BBG mulai tahun ini," katanya.
Secara keseluruhan, Pertamina akan membangun lima "mother station", sembilan "daughter station", 14 SPBG "online" dengan pipa gas berikut revitalisasi enam SPBG yang sudah ada, dan lima "mobile refueling station" (MRS).
Sebelumnya, Pemerintah menargetkan penambahan 33 unit SPBG pada 2012 di Jakarta, Banten, Jabar, dan Jatim.
Dengan tambahan 33 unit, maka sampai akhir tahun jumlah SPBG menjadi 54 unit.
Produsen gas juga sudah menyediakan pasokan sebanyak 23,1 MMSCFD di Jabodetabek, lalu Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo 10,2 MMSCFD dan Palembang 2,2 MMSCFD.
Konversi BBG merupakan salah satu dari program nasional penghematan BBM.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|