LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Oil & gas
  Kilang LNG segera dibangun lagi di Blok Masela
Infrastructure
  Tol BORR dapat suntikan Rp 54 M
Keuangan
  Dana talangan 4 ruas tol capai Rp 712 Miliar
Air transportation
  Lapter masih tanah cokelat
Infrastructure
  Tol Priok seksi E2 akan ditender ulang
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Mon, 06/08/2012
Hutchison investasi USD 60 Juta di JICT
Marine transportation

PT Hutchison Port Indonesia menginvestasikan dana USD 60 juta (sekitar Rp 540 miliar) untuk pembangunan teknologi terkini pelayanan peti kemas di Jakarta International Container Terminal (JICT),  Pelabuhan Tanjung Priok,  Jakarta.  

Chief Executive Officer Hutchison Port Indonesia Stephen Ashworth mengatakan,  teknologi tersebut adalah JICT Auto Gate System (JAGs) yang didesain untuk memudahkan proses bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Priok.  

Selain itu,  sebagian dana tersebut akan digunakan untuk pembebasan lahan di makam Mbah Priok yang akan digunakan untuk lahan parkir truk.  "Kami sudah melakukan berbagai investasi termasuk melakukan program teknologi terkini untuk pelayanan peti kemas mulai dari gate masuk,  bongkar muat hingga proses distribusi keluar terminal," kata Stephen
.    

Hingga saat ini pelayanan trucking di gate JICT sudah menerapkan JAGs yang melibatkan 12.000 armada pengangkut peti kemas.  Stephen mengatakan,  dengan sistem JAGs tersebut,  seluruh truk pengangkut peti kemas yang melayani JICT dan TPK Koja,  dilengkapi dengan TID (truck identification document) dan dilengkapi barcode.     

Dengan pengembangan infrastruktur tersebut,  perusahaannya menargetkan dapat meningkatkan pasar peti kemas ekspor dan impor sebesar 6% dari tahun lalu,  atau dari 3,2 juta twenty foot equivalent units (TEUs) pada 2011 menjadi 3,4 juta TEUs hingga akhir tahun ini.
   

Pasar tersebut di proyeksikan berasal dari JICT sebesar 2,4 juta TEUs dan yang melalui TPK Koja 1 juta TEUs.  Chief Commercial Officer Hutchison Port Indonesia Rianti Ang mengatakan,  prospek bisnis jasa kepelabuhanan di Indonesia masih sangat cerah,  termasuk untuk kargo internasional maupun domestik.  Namun,  terkait kemungkinan menaikkan tarif terminal handling charge (THC) maupun container handling charge (CHC),  dia hanya mengatakan akan mengikuti keputusan pemerintah.
  

"Soal THC maupun CHC dan soal pengelolaan terminal 2 JICT,  kami akan patuh pada apa pun keputusan Pemerintah Indonesia," tegas Rianti.  


Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari,  anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   

 


SEKTOR MARINE TRANSPORTATION LAINNYA :