(Papua) Hari ini merupakan hari bersejarah. PT PLN (Persero) meresmikan pembangunan PLTA Baliem II dengan kapasitas 10X5 Megawatt (MW) dari sumber mata air sungai Baliem. Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan, sungai Baliem ini bisa menghasilkan listrik hingga 200 MW.
"Ada 200 MW, tapi kita tahap awal dikembangkan 50 MW dulu," ungkap Nur Pamudji.
Nur Pamudji juga menjelaskan, pembangunan PLTA tersebut akan mengaliri listrik untuk kabupaten-kabupaten di daerah pegunungan tengah Papua.
"Ini bisa dibagikan untuk kabupaten di pegunungan tengah," sambungnya.
General Manager PLN UIP KIT Sulmapa Andi Paherangi Jaya mengatakan, pembangunan mega proyek yang akan diselesaikan dalam waktu 5 tahun ini akan mampu menghemat penggunaan BBM yang sebelumnya digunakan sebagai pembangkit listrik.
"Dapat menghemat BBM sebesar 123 ribu kiloliter (KL) per tahun atau setara Rp 2,7 triliun dengan harga BBM Rp 20 ribu/liter," imbuhnya.
Selain itu, untuk pendanaan mega proyek PLTA Baliem II ini, akan dibiayai oleh dana internal PLN dan APBN.
"Sumber pendanaan berasal dana PLN dan APBN, dengan anggaran Rp 4,6 triliun untuk pembangkit dan sarana prasarana tanah," tambahnya.
Peresmian pembangunan proyek ini juga dihadiri oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).