LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Keuangan
  Kejanggalan proyek Rp 33 Miliar dilaporkan
Air transportation
  Pengembangan terminal bandara Husein Rp 162 Miliar
Land transportation
  2 BUMN garap proyek KA Manggarai-Bandara Rp 2,27 Triliun
Keuangan
  DAK Rp 70 M tinggal ketok
Properti
  Metropolitan Kentjana siapkan lima proyek baru
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Sat, 21/07/2012
Proyek MP3EI di PU capai Rp 50,356 Triliun
Infrastructure

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan,  total investasi pemerintah untuk seluruh koridor ekonomi terkait dengan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) pada 2011-2014 adalah sebesar Rp 50,356 triliun.   

"Totalnya hingga 2014 sebesar itu yang terkait dengan MP3EI.  Sejumlah proyek sudah jalan,  misalnya di Semangke Sumatera Utara,  sejumlah proyek untuk mendukung Metropolitan Area di Jakarta seperti akses Priok,  akses jalan di Nabire-Narotali,  Manokwari-Sorong di Papua dan sejumlah proyek lainnya," kata Wakil Menteri Pekerjaan Umum,  Hermanto Dardak.   

Namun,  Hermanto enggan merinci berapa presentase proyek-proyek MP3EI yang sudah jalan hingga saat ini,  khususnya di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.  Hermanto melanjutkan,  dari DIPA 2012 sebesar Rp 62,56 triliun yang diterima oleh Kementerian PU,  sekitar Rp 12-15 triliun akan diprioritaskan untuk menunjang infrastruktur MP3EI.  

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa investasi yang berasal dari APBN tersebut merupakan upaya Kementerian PU untuk mempercepat partisipasi swasta,  BUMN,  dan BUMD untuk ikut berinvestasi.
   

"Karena APBN tugasnya banyak,  yaitu ada untuk pro poor,  untuk kawasan-kawasan di luar koridor yang jumlahnya lebih besar dari MP3EI.  Maka kita optimalkan APBN supaya menarik swasta sebesar-besarnya,  termasuk dari luar negeri," kata Hermanto.
   

Data Kementerian PU menyebutkan,  sejak peluncuran MP3EI pada tanggal 27 Mei hingga akhir Desember 2011,  KP3E (Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) telah melaksanakan pencanangan pembangunan (groundbreaking) di 94 proyek kegiatan ekonomi utama dan infrastruktur dengan nilai Rp 490,5 triliun.
   

Rinciannya,  dana pemerintah Rp 71,6 triliun (24 proyek),  BUMN Rp 131 triliun (24 proyek),  swasta Rp 168,6 triliun (38 proyek) dan campuran Rp 128,3 triliun (8 proyek).
   

Pada 2012,  diperkirakan dilakukan groundbreaking sebanyak 84 proyek dengan nilai total nilai Rp 536,3 triliun dengan rincian pemerintah Rp 66,2 triliun (15 proyek),  BUMN Rp 90,3 triliun (20 proyek),  swasta Rp 301,6 triliun (38 proyek),  dan campuran Rp 78,2 triliun (11 proyek).   

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari,  anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).  
 


SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :