|
Pemerintah mencatat besaran subsidi listrik terus meningkat selama 11 tahun terakhir, bahkan nilainya meroket 24 kali dari Rp 3,9 triliun pada 2000 menjadi Rp 93 triliun pada 2011.
Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengatakan pemerintah memperkirakan subsidi listrik tahun ini bisa menembus angka Rp 100 triliun.
Dari tahun ke tahun, lanjutnya, pemerintah selalu mengalokasikan subsidi listrik yang nominalnya cenderung meningkat. Tahun ini pemerintah mengalokasikan subsidi listrik Rp 65 triliun.
"Namun realisasinya bisa lebih dari Rp 100 triliun," ujarnya.
Tahun lalu, pemerintah mengalokasikan subsidi listrik sebesar Rp 45 triliun namun realisasinya membengkak hingga dua kali anggarannya, yakni mencapai Rp 93 triliun.
Menurut Mahendra, hal ini disebabkan perubahan harga BBM. Selain itu, hal ini diperparah oleh terbatasnya pasokan batu bara dan gas yang seharusnya bisa menggantikan BBM untuk bahan bakar pembangkit yang digunakan PLN.
"Angka subsidi listrik dibandingkan dengan PDB itu 1,1-1,2% dari PDB. Kalau ditambah subsidi BBM itu lebih dari 3% PDB. Semakin banyak PLN menerima subsidi, semakin tergerus kemampuan APBN kita untuk membiayai infratruktur," ujarnya.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|