|
(Kepulauan Riau) PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan Asahi Group akan membangun pabrik minuman non-alkohol dan memasarkannya di Indonesia dengan investasi awal sebesar Rp 1,8 triliun sampai Rp 2 triliun.
"Pembangunan pabrik dan distribusi akan dilakukan dalam 24 bulan," kata Presdir/CEO ICBP Anthoni Salim.
Untuk itu, lanjut dia, ICBP dan AGHSEA membentuk dua perusahaan patungan yaitu PT Asahi Indofood Beverage Makmur yang melakukan produksi dan PT Indofood Asahi Sukses Beverage yang melakukan pemasaran dan distribusi.
Untuk perusahaan yang bergerak di bidang produksi, Direktur ICBP Werianty Setiawan menambahkan, pihaknya hanya menguasai 49 persen saham. Namun, untuk perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran dan distribusi pihaknya menguasai 51 persen saham.
Sedangkan dana untuk membiayai investasi tersebut, menurut Direktur ICBP Thomas Tjhie, masih belum ditentukan. "Kuartal pertama ICBP memiliki uang tunai Rp 5 triliun. Kami akan lihat apa 100 persen tunai untuk investasi atau 50:50, belum diputuskan sekarang," ujarnya.
Anthoni Salim mengatakan sebagian besar investasi atau sekitar 60-70 persen akan dimanfaatkan untuk pembangunan pabrik dan sisanya 30 persen untuk membangun jaringan pemasaran distribusi.
"Potensi pasar minuman di Indonesia sangat besar. Pertumbuhannya mencapai dua digit dalam lima tahun terakhir," katanya.
Hal itu pula yang diakui Presiden Asahi Group Holdings Ltd Naoki Izumiya. Menurut dia, pasar minuman Indonesia yang mencapai sekitar 400 miliar yen pada 2011 menarik minatnya untuk investasi di Indonesia, meskipun Asahi sudah memiliki pabrik Malaysia.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|