|
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) hingga Mei 2012 telah meraih kontrak baru sebesar Rp 5,65 triliun atau 34,20% dari target sepanjang tahun ini senilai Rp 16,52 triliun.
Corporate Secretary WIKA, Natal Argawan Pardede, mengungkapkan selama 2012 ini perseroan membidik total kontrak dihadapi senilai Rp 32,09 triliun atau meningkat 20,68% dari pencapaian pada 2011 senilai Rp 26,59 triliun.
"Perolehan kontrak dihadapi ini termasuk kontrak bawaan (carry over) dari 2011 senilai Rp 15,57 triliun," katanya.
Menurut Natal, beberapa proyek besar yang diperoleh perseroan antara lain PLTG Tanjung Batu (50-60 MW) senilai Rp 530 miliar, empat paket proyek JGSBj Pembangunan Jembatan dan Kereta Api Baru Jawa Tengah senilai Rp 285 miliar.
Selain itu juga proyek pekerjaan rehabilitasi dan konstruksi bangunan Sabo Dam Sleman Yogyakarta paket I senilai Rp 240 miliar, proyek "procurement and installation of Refery" MOP FeNi Antam sebesar Rp 323,2 miliar, proyek lanjutan JICT Tanjung Priok senilai Rp 101,4 miliar, Bukit Golf Apartemen Surabaya Rp 360,3 miliar, pembangunan dermaga utara pelabuhan Laut Batu Ampar Batam Rp 349,9 miliar dan pembangunan jalan tol Gempol-Pandaan tahap I, Paket 2 senilai Rp 232,1 miliar.
Sementara itu, analis eTrading Securities, Budhy S. M. Siallagan, dalam risetnya mengungkapkan pembangunan proyek-proyek pembangkit listrik dan sejumlah proyek lain tentunya akan menguntungkan bagi perseroan.
Hal ini didorong oleh kondisi di mana saat ini infrastruktur di Indonesia masih belum mencapai taraf yang dapat memasok listrik secara penuh ke daerah-daerah.
"Jika proyek ini dijalankan maka ini akan menambahkan pendapatan tetap untuk WIKA ke depan," jelasnya.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|