|
Exim Bank China telah menyetujui pinjaman proyek pembangunan Jembatan Sei Tayan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, senilai Rp 740 miliar.
Persetujuan tersebut akhirnya disepakati 6 bulan sejak ditandatanganinya kontrak kerja sama dengan kontraktor asal China yakni China Road and Bridge Corporation dan PT Wijaya Karya pada November tahun lalu.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum, dari nilai kontrak sebesar itu, porsi pinjaman China Rp 605 miliar dan rupiah murni Rp 67,2 miliar.
Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan telah disepakatinya pinjaman untuk proyek tersebut, dana dapat segera dicairkan untuk kemudian dilanjutkan dengan proses pembangunan jembatan sepanjang 1,4 km.
"Loan untuk Tayan sudah disetujui tinggal nunggu pencairan pinjaman. Untuk groundbreaking-nya akan dijadwalkan kembali," ujarnya.
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian PU Taufik Widjojono mengatakan dokumen perjanjian pinjaman yang telah disepakati tersebut sedang dalam proses finalisasi dengan Kementerian Keuangan.
Setelah ditandatanganinya kesepakatan tersebut, pencairan dapat segera dikucurkan. "Betul, untuk Tayan sudah disetujui. Semoga minggu ini selesai dan dapat dicairkan," ucapnya.
Direktur Operasi I PT Wijaya Karya Budi Harto mengaku pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai persetujuan pinjaman dari Exim Bank China meskipun saat ini belum ada perjanjian di atas kertas.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|