|
PT Wintermar Offshore Marine Tbk, emiten pengelola armda kapal di bidang industri energi, menetapkan belanja modal tahun ini US$ 80 juta untuk membeli 10 kapal baru pada semester dua.
Menurut Head of Corporate Planning Department Wintermar, Pek Swan Layanto, sebesar 20%-30% pendanaan belanja modal diperoleh dari ekuitas perseroan, sedangkan 70% hingga 80% di peroleh dari pinjaman bank.
"Pinjaman sebagian berasal dari dua bank, yaitu International Finance Corporation (IFC) dengan niali total pinjaman US$ 45 juta dan Bank Mandiri US$ 25 juta," katanya.
Hingga saat ini, sudah ada tiga kapal yang dalam proses perakitan. Sementara itu, sisanya akan diproses pada semester kedua. Sebanyak 10 kapal ini, lanjut Pek Swan, merupakan kapal berukuran kecil dengan nilai masing-masing di bawah US$ 10 juta.
Perseroan, lanjut Pek Swan, berencana untuk menerbitkan convertible bond pada semester kedua tahun ini. Dana sebesar US$ 10 juta akan digunakan untuk membeli kapal besar yang nilainya di atas US$ 15 juta.
"Namun, berapa banyaknya tergantung dari kontrak yang didapat perseroan. Kami sedang menjajaki tender yang hasilnya baru diketahui semester dua," katanya.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|