LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Land transportation
  Pekan depan, pemenang tender MRT diumumkan
Bisnis entertainment
  Lotte bidik USD 25 Miliar
Electricity
  Sumut membutuhkan listrik 8.892 MW sampai 2020
Land transportation
  Tender enam paket proyek MRT mulai pekan depan
Oil & gas
  Lifting minyak kembali capai 1 Juta Barel tahun 2014
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Tue, 26/06/2012
Industri garam Cheetam hadir di NTT
Agriculture

Cheetham Sait Ltd akan segera merealisasikan pembangunan pusat produksi garam industri di Nagekeo,  Nusa Tenggara Timur (NTT),  dengan investasi US$ 20 juta pada tahun ini.   

Presiden Direktur PT Cheetham Garam Indonesia Arthur Tanudjaja mengatakan pihaknya menargetkan bisa memproduksi 250.000 ton garam per tahun dari investasi tersebut.
   

Rinciannya,  perusahaan garam asal Australia tersebut akan memproduksi sebanyak 190.000 ton untuk garam inti dan 60.000 ton per tahun untuk garam plasma di lahan seluas 1.000 hektare.
   

"Kami berharap pusat produksi garam tersebut bisa direalisasikan akhir tahun ini," ujarnya
.  

Menurutnya,  pembangunan pusat produksi garam tersebut memerlukan waktu hampir 2 tahun karena sempat terkendala masalah izin penggunaan lahan dari pemerintah setempat.
   

Cheetham memerlukan waktu lebih dari 1 tahun untuk melakukan studi teknik.  Adapun studi komersial dilakukan lebih dari 6 bulan.
   

Dia menjelaskan pihaknya meminta bantuan kepada Kemenperin agar permasalahan lahan tersebut bisa dipercepat.
  

Selain itu,  permasalahan perizinan juga menjadi kendala realisasi pengoperasian pabrik tersebut,  untuk mendukung pembangunan pelabuhan di wilayah tersebut.
  

"Kami memohon Menperin agar bisa membantu kami melancarkan permasalahan itu.  Pak Hidayat menyatakan apresiasinya terhadap keinginan kami yang ingin cepat beroperasi," tuturnya.    


Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).  
 


SEKTOR AGRICULTURE LAINNYA :