|
(Kepulauan Riau) Badan Pengusahaan Batam memperkirakan perbaikan permanen Jembatan VI (Raja Kecik) Barelang yang mengalami kerusakan setelah ditabrak tongkang APC Aussie 1 memakan waktu sekitar 5 bulan.
Direktur Perencanaan dan Pembangunan BP Batam Istono mengatakan rencana perbaikan dimulai dalam waktu dekat yang terdiri dari penyelidikan kerusakan selama sebulan dan perbaikan 4 bulan.
"Perbaikan fisik permanen membutuhkan waktu 5 bulan, tahap awal kami harus lakukan penyelidikan secara menyeluruh bagian kerusakan apa yang terjadi. Tapi direncanakan sesuai dengan aspek seperti yang sebelum ditabrak," ujarnya.
Pada Rabu dini hari, jembatan VI atau dikenal juga dengan sebutan Jembatan Raja Kecik (kecil) rusak berat setelah tertabrak kapal tongkang APC Aussie 1.
Dirjen Bina Marga Kementerian PU Djoko Murjanto mengatakan saat ini jembatan sudah ditutup karena terdapat satu ruas yang patah akibat tertabrak. Untuk mengetahui secara detail letak kerusakan serta kondisi jembatan, pihaknya telah menugaskan satuan kerja (satker) Binas Marga ke lokasi kejadian.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|