|
(Bali) Telkomsel menargetkan Bali menjadi "Pulau Broadband", yakni seluruh jaringan di destinasi internasional ini dapat memberikan layanan pita lebar berbasis 2G maupun 3G yang diatur sesuai kebutuhan masing-masing daerah menggunakan teknologi Flexi Multi Radio.
"Untuk mewujudkan hal itu, kami mendapat prioritas dari kantor pusat untuk menambah 100 BTS (base transceiver station) per bulan, dengan harapan pada akhir 2012 seluruhnya mencapai 3.200 menara pemancar seluler," kata Head of Sales & Customer Care Telkomsel Regional Bali Nusra Syaiful Bachri.
Head of Modern Channel Telkomsel Hasan Kurdi dan Head of ICT Network Management Bali Nusra Ganot Sunoto, dia mengatakan bahwa di wilayah Bali dan Nusa Tenggara kini telah beroperasi 2.600 BTS sehingga perlu tambahan 600 unit lagi yang harus terwujud dalam enam bulan.
"Kami optimistis target tersebut dapat dicapai karena pembangunannya melalui sistem kerja sama dengan menara seluler milik operator lain atau perusahaan pemancar seluler seperti yang ada di Badung," kata Ganot Sunoto menegaskan.
Menurut Ari, sapaan akrab Syaiful Bachri, kantor pusat Telkomsel menargetkan hal itu setelah pihaknya berhasil mencatat performansi yang positif di wilayah Bali dan Nusa Tenggara, yakni jumlah "members" atau pengguna tumbuh 13 persen, di atas rata-rata pertumbuhan industri berkisar 8-9 persen.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|