|
PT PLN (Persero) wilayah Indonesia Timur segera mendapatkan pasokan gas tambahan dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Sengkang, Sulawesi Selatan sebesar 120 Megawatt.
Adapun pasokan listrik yang sudah disalurkan dari PLTGU Sengkang (eksisting) sebesar 195 MW.
Vickner Sinaga, Direktur Operasional PLN Kawasan Indonesia Timur (KTI), mengatakan bahwa pasokan tambahan tersebut merupakan cadangan.
"Jadi, seandainya dari PLTU Tidore tidak jadi masuk, ini bisa dipakai buat sedikit tambahan," ujarnya.
Dia menjelaskan penambahan itu akan diberikan pada tahun ini dan pada 2013, kemungkinan September tahun ini dan tahun depan.
"Pada tahun ini 60 MW dan tahun depan 60 MW," tambahnya.
Senada dengan Vickner, Kepala Divisi Gas dan Bahan Bakar Minyak PLN Suryadi Mardjoeki, mengatakan bahwa memang akan ada pasokan gas sebesar 15 Billion British Thermal Unit per Day (BBTUD) yang masuk dari PLTGU Sengkang untuk PLN sekitar November 2012. Dia menjelaskan 15 BBTUD setara dengan 120 MW.
Adapun harga gas dipatok dengan harga US$ 3,5 per Million Metric British Thermal Units (MMBTU). "Harga gas sekitar US$ 3,5 per MMBTU. Sebelumnya di Sengkang ada 195 MW itu PLTGU Unit 1," ungkapnya.
Selain itu, akan ada tambahan lagi dari Lapangan Walanga, Sampi-Sampi, Bonge (Wasambo) berupa LNG untuk Indonesia Timur yang juga dimiliki oleh PT Energy Equity Epic Sengkang (EEES). "Itu sekitar 70 MMSCFD untuk menggantikan PLTD yang tersebar di Indonesia Timur," kata Suryadi.
Menurutnya, EEES telah mendapat persetujuan rencana pengembangan lapangan tersebut sejak 2011. "Ini baru jadi sekitar 2013-2014."
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|