LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Properti
  Sinar Mas Land investasi Rp 3,25 Triliun tahun depan
Agriculture
  Etrindo bangun pabrik pengolahan kelapa sawit
Mining
  Harum Energy bidik produksi 13 Juta ton batubara
Oil & gas
  Asing menangi tender, proyek FSRU Jateng
Agriculture
  Bulog diwajibkan beli beras petani 3,5 Juta ton tahun ini
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Sat, 02/06/2012
Pelabuhan Garonggong segera dikembangkan
Marine transportation

(Sulawesi Selatan) Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,  akan segera merealisasikan pengembangan Pelabuhan Garonggong di Kabupaten Barru,  Sulawesi Selatan,  yang akan menyerap anggaran sekitar Rp 40 miliar pada tahap awal.   

Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan mengatakan,  anggaran itu sudah disiapkan tahun ini oleh Dirjen Perhubungan Laut melalui Kementerian Perhubungan.
   

"Untuk pengembangan Pelabuhan Garonggong sudah sangat siap,  bahkan anggarannya sudah ada," tegasnya.
    

Menurutnya,  sudah ada beberapa investor yang juga berminat merealisasikan pengembangan pelabuhan di atas lahan seluas 400 hektare hingga 600 hektare itu.  Diantaranya investor dari Jerman,  Rusia,  Korea Selatan,  dan lain-lain.
    

Sementara untuk realisasi pembangunan rel kereta api sendiri,  meski memorandum of understanding (MoU)-nya telah ditandatangani antara Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Sulsel,  namun pembangunan fisiknya masih harus menunggu selesainya studi kelayakan.
   

"Setelah studi kelayakan selesai,  baru kemudian dibicarakan berapa nilai investasi untuk kereta api tersebut," ujarnya.
 

Dia menambahkan,  yang terpenting dalam rencana pembangunan kereta api itu adalah manajemen sumber daya manusianya.
    

Gubernur Provinsi Sulsel Syahrul Yasin Limpo menuturkan,  moda transportasi sebenarnya sudah lama diidam-idamkan masyarakat Sulsel.  "Dalam Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI),  perencanaan pembangunan Sulsel yang pertama adalah kereta api,  kedua adalah pelabuhan," tuturnya.
    

Pembangunan kereta api dilakukan untuk menjadi sarana transportasi penting di kawasan Timur Indonesia (KTI),  khususnya di Sulsel.  Peran moda kereta api diharapkan,  bisa mengatasi kemacetan terutama di wilayah Sulsel.
   

Khusus pelabuhan,  pihaknya sudah menyiapkan lahan 400 hektare hingga 600 hektare untuk menjadi kawasan pelabuhan di Kabupaten Barru.  Pihaknya bahkan sudah berkoordinasi dengan beberapa perusahaan pupuk yang ada,  untuk membangun gudang guna menampung ketersediaan pupuk dengan kapasitas kurang lebih 800.000 ton.
    

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   

 


SEKTOR MARINE TRANSPORTATION LAINNYA :