LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Electricity
  PT PBE segera bangun pembangkit listrik
Infokom
  Tower Bersama dapat pinjaman US$ 325 Juta
Marine transportation
  Wintermar beli kapal Neptune US$ 14 Juta
Properti
  Ciputra Group siapkan 7 proyek perumahan di berbagai daerah
Infrastructure
  PDAM Tirta Manggar anggarkan belanja modal Rp 80 Miliar
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Wed, 30/05/2012
Proyek MRT Jakarta dinilai kemahalan
Land transportation

Masyarakat Transportasi Indonesia menilai biaya pembangunan mass rapid transit Jakarta senilai Rp 1 triliun per km terlalu mahal dibandingkan dengan proyek yang sama di beberapa kota Asia dan Amerika Latin.   

Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Danang Parikesit mengatakan protek mass rapid transit (MRT) Jakarta yang menelan dana Rp 1 triliun per km seharusnya ditinjau kembali dengan menyesuaikan besaran dana yang tersedia.
   

"Biaya MRT Jakarta mahal.  Biaya konstruksi MRT Jakarta perlu ditinjau kembali secara ketat," katanya.
   

Danang memaparkan pembangunan MRT di beberapa kota di Asia seperti Singapura sepanjang 67 km menelan dana US$ 37,3 juta atau disesuaikan (adjusted) biayanya dengan lokasi referensi di AS mencapai US$ 54,5 juta.
   

Kota lain seperti Seoul,  Korea Selatan yang membangun MRT sepanjang 116,5 km menghabiskan biaya adjusted sebesar US$ 65,8 juta,  sedangkan yang paling tinggi MRT di Caracas,  Venezuela sebesar US$ 98,4 juta.
    

"Perlunya pemerintah lebih memperhatikan lagi biaya.  Soalnya di negera lain itu ada yang lebih murah.  Jika dikonversi ke dalam rupiah tidak sampai Rp 1 triliun.  Singapura saja mencapai Rp 373 miliaran per km," ungkapnya.
   

Dia menyatakan masalah biaya menjadi salah satu catatan MTI terkait dengan pembangunan MRT Jakarta yang cukup prestisius.
   

Isu lainnya,  tuturnya,  soal pembiayaan dan sistem tarif MRT Jakarta.  Dia mengatakan seluruh proyek tersebut terbagi dalam dua koridor dan tipe fase.
   

Koridor pertama utara-selatan terdiri dari dua fase yakni fase pertama sepanjang 15,5 km dengan 13 stasiun yang terdiri dari 9,5 km elevated,  dan underground 6 km dan ditargetkan rampung 2016.
   

Untuk fase kedua sepanjang 6,2 km dengan target rampung 2020.  Koridor kedua barat-timur terdiri dari fase ketiga yakni ditargetkan rampung hingga 2027.
   

Dia mengatakan pihaknya mencatat estimasi biaya Rp 1 triliun per km terlalu mahal kalau hanya untuk mengangkut 400.000 penumpang per hari hingga 1 juta penumpang per hari.
    

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   
 


SEKTOR LAND TRANSPORTATION LAINNYA :