LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Keuangan
  Belanja PU tahun ini Rp 55 Triliun
Electricity
  PLN tender ulang PLTU Kalteng
Oil & gas
  2 KKKS di Sumsel masuk tahap produksi
Infrastructure
  Bendungan Slinga mulai dibangun
Agriculture
  Produksi padi tembus 64,9 Juta ton
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Wed, 23/05/2012
Semen Gresik ekspansi ke Myanmar
Manufaktur

PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menyiapkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk membangun pabrik baru di Myanmar.  Sumber sebagian pendanaan untuk pembangunan pabrik semen di luar negeri tersebut berasal dari penerbitan obligasi global.  

Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto mengatakan,  perseroan saat ini masih dalam tahap kajian untuk membangun pabrik semen baru di Myanmar.  Perusahaan semen pelat merah berencana akan melakukan kerja sama dengan badan usaha milik negara (BUMN) konstruksi Indonesia maupun mitra lokal di negara tersebut.  "Mengenai lokasi dan partner,  masih dalam kajian.  Bisa jadi kami bekerja sama dengan Wika (Wijaya Karya Tbk) dan pengusaha lokal di sana," kata dia.   

Untuk merealisasikan rencana ekspansi pembangunan pabrik di Myanmar,  Dwi menjelaskan,  perseroan menyiapkan dana mencapai Rp 1 triliun.  Dana tersebut sekitar 30% berasal dari internal dan sisanya dari eksternal perusahaan,  berupa penerbitan surat utang (obligasi) global.   Nilai investasi tersebut untuk membangun pabrik semen berkapasitas 600.000 ton.  Rencananya,  produk semen tersebut untuk memenuhi pasar Myanmar maupun pasar di negara tetangga Myanmar.   

Dari total kebutuhan semen sekitar 6–10 juta ton per tahun,  Myanmar hanya mampu memenuhi setengah dari permintaan dalam negerinya atau setara 3–5 juta ton.  Adapun,  alasan perseroan melakukan ekspansi pembangunan pabrik di Myanmar adalah karena dalam tiga tahun ke depan negara tersebut akan tumbuh dan berkembang.  "Kita prediksi,  Myanmar setelah menjadi negara terbuka,  maka dalam tiga tahun ke depan akan maju," imbuh Dwi.
   

Perseroan akan memulai pembangunan pabrik tersebut pada awal tahun depan dan direncanakan akan rampung dalam tiga tahun ke depan.  Untuk pendanaan dari obligasi global,  kata Dwi,  perseroan akan menerbitkannya pada awal tahun depan.  Namun,  disinggung mengenai nilainya,  dia masih belum mau menyebut angkanya.
   

Sementara,  Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo sebelumnya juga menyatakan,  perusahaan konstruksi pelat merah tersebut tertarik untuk melebarkan sayap bisnisnya ke negara itu.  "Kami akan melakukan kerja sama dengan SMGR untuk pembangunan pabrik semen di negara itu," ujar Bintang.  Selain di Myanmar,  Dwi menambahkan,  perseroan juga akan melakukan ekspansi ke Vietnam.
   

Untuk negara ini,  perseroan berencana akan melakukan akuisisi lantaran kriteria pabrik di Vietnam sama dengan yang dimiliki perseroan di dalam negeri.  Mengenai nilai investasinya,  dia enggan mengungkapkan lantaran masih dalam tahap kajian.  Sementara,  untuk pengembangan usaha di dalam negeri,  Semen Gresik akan membangun dua pabrik semen di Jawa dan Sumatera dengan kapasitas masing-masing 2,5 juta ton
.  

Adapun,  dana yang disiapkan untuk pembangunan dua pabrik tersebut sebesar USD 700 juta.  Pabrik di dua provinsi tersebut direncanakan juga akan dibangun pada awal 2013.  Sumber pendanaan pembangunan pabrik sekitar 40% berasal dari internal perusahaan dan sisanya sebesar 60% dari eksternal.  "Yang dari luar ada opsi pinjaman perbankan maupun menerbitkan obligasi," ungkap Dwi.
 

Tahun depan perseroan telah mendapatkan komitmen pendanaan sebesar Rp 4 triliun,  namun pencairannya akan dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan kebutuhan.  Sementara,  perseroan menargetkan pendapatan perusahaan pada tahun ini bisa tumbuh sekitar 15% dibanding tahun lalu.
   

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   
 


SEKTOR MANUFAKTUR LAINNYA :