LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 


 


 


 
 
NEWS SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  BUMN karya ditargetkan raih proyek Rp 500 Triliun
Electricity
  Jasa Tirta I siap-siap kebagian proyek Inalum
Electricity
  PLN bakal gelontorkan Rp 66 Triliun untuk listrik di 2011
Electricity
  Bank Mandiri bangun pembangkit mikro hidro
Air transportation
  Pesawat pesanan Lion langsung dipakai untuk Lebaran
 
 


 




 
 






BREAKING NEWS
Thu, 10/05/2012
Petronas percepat produksi migas
Oil & gas


Petronas berkomitmen akan mempercepat produksi dari dua lapangan migas miliknya di Indonesia,  dari target sebelumnya 2015 menjadi sekitar Juni 2014.  

Kedua lapangan itu adalah Lapangan Kepodang,  Blok Muriah di Laut Utara Jawa Tengah dan Lapangan Bukit Tua,  Blok Ketapang di Laut Utara Pulau Madura,  Jawa Timur.   

Lapangan Kepodang akan menghasilkan 116 juta kaki kubik per hari (MMSCFD),  sementara Lapangan Bukit Tua akan menghasilkan 50 MMSCFD dan 20.000 barel minyak per hari.   

Komitmen itu disampaikan oleh President & CEO Petronas Dato' Shamsul Azhar Abbas usai menemui Menteri ESDM Jero Wacik,  didampingi Dirjen Migas Evita Herawati Legowo dan Kepala BP Migas R. Priyono.   

"Rencananya kedua lapangan itu akan menghasilkan migas menurut jadwal semula pada April 2015.  Saya minta jangan 2015,  kelamaan.  Terus beliau (CEO Petronas) hitung-hitung,  ternyata bisa menghasilkan schedule baru,  maju dari April 2015 ke Oktober atau kalau lancar semua bisa Juni 2014," ujar Jero Wacik.    

Priyono mengatakan untuk Lapangan Kepodang,  revisi rencana pengembangan lapangan (Plan of Development/PoD) sudah disetujui Menteri ESDM.  Revisi PoD mengamandemen sejumlah hal,  mulai dari perubahan skema pengembangan lapangan dari hulu ke hilir,  perubahan harga gas di well head,  percepatan jadwal produksi,  hingga pergantian masa waktu yang hilang untuk Petronas selama 3 tahun.   

"Harganya jadi US$ 4,61 per MMBTU dengan ekskalasi 6%-8% per tahun," ujar Priyono.   

Produksi gasnya sebesar 116 MMSCFD sepenuhnya akan dipasok untuk pembangkit Tambak Lorok.  Secara terpisah,  Kepala Divisi BBM dan Gas PLN Suryadi Mardjoeki mengatakan pasokan itu setara dengan pemakaian BBM sebanyak 250 kiloliter per hari.  Harga sampai di PLN-nya diperkirakan bisa mencapai US$ 5,3-US$ 5,5 per MMBTU.    

Sementara itu terkait pembangunan pipanya dari Kepodang-Tambak Lorok,  akan dikerjakan oleh PT Bakrie & Brothers Tbk selaku pemenang konsesi ruas pipa tersebut,  yang merupakan bagian pembangunan ruas pipa Kalija (Kalimantan-Jawa) Tahap I.    

Sementara itu,  untuk produksi Lapangan Bukit Tua,  Blok Ketapang akan dipasok untuk BUMD Jatim,  yakni PT Petrogas Jatim Utama.  Sebelumnya pada 13 April lalu,  Petronas dan PT Petrogas Jatim Utama diketahui telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Lapangan Bukit Tua,  Blok Ketapang seharga US$ 5,5 per MMBTU dengan ekskalasi 3% per tahun.  Gasnya nanti akan dipasok oleh Petrogas ke PJB (Pembangkit Jawa Bali) di Gresik.     

Untuk mendapatkan infodetail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   
 
NEWS SEKTOR OIL & GAS LAINNYA :


INFO TENDER RELATED :
Jumlah Total Tender (25-04-2014) : 417
JUDUL TENDER (25-04-2014) :
Dapatkan ribuan informasi detail tender lainnya ...
 


 
All Rights Reserved Copyright 2012 PT. Tender Indonesia Commercial, design by AbelPutra.com