LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Marine transportation
  Elnusa incar pendapatan seismik US$ 55 Juta
Marine transportation
  Kapal asing berdokumen palsu dilarang operasi
Oil & gas
  Pertamina tanam US$ 3,7 Juta
Electricity
  Listrik Jawa-Bali kian andal
Properti
  Binakarya garap golden palm residence
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Tue, 08/05/2012
Bosowa rogoh Rp 1,4 Triliun bangun pabrik semen di Cilegon & Sorong
Manufaktur

(Jawa Timur) Bosowa Grup berencana membangun kembali pabrik semen baru di Cilegon dan Sorong.  Bosowa menganggarkan dana sekitar Rp 1,4 triliun untuk membangun 2 pabrik baru tersebut.   

Setelah sebelumya perusahaan yang berkembang di Makassar itu telah membangun pabrik semen di Batam,  Sulawesi,  dan Banyuwangi.
   

"Kita akan bangun pabrik semen juga di Sorong dan Cilegon,  Sorong itu bulan depan sudah mulai bangun," ungkap CEO Bosowa,  Erwin Aksa.   


Total investasi yang dikeluarkan untuk pabrik semen Sorong itu sendiri sekitar Rp 500 Miliar,  dengan kapasitas produksi semen sebanyak 500.000 ton.  Sedangkan untuk pabrik di Cilegon,  alokasinya sebesar Rp 900 Miliar dengan kapasitas 2 juta ton.  Dua pabrik itu rencana pembiayaannya akan berasal dari Bank Daerah.
  

"Di Sorong Rp 500 Miliar,  kapasitas 500.000 ton,  di Cilegon,  kapasitas 2 juta,  total investasi Rp 800-900 Miliar," papar Erwin.
   

Erwin menuturkan proyek pembangunan pabrik semen di Sorong akan menghabiskan waktu sekitar 1,5 tahun bersamaan dengan rampungnya pabrik semen di Banyuwangi.
  

"Kalau Cilegon 2 tahun lah karena proses pembebasan tanahnya masih proses penyelesaian," ujarnya.
   

Ia menambahkan,  Bosowa akan mengembangkan pabrik yang telah ada yaitu menambah kapasitas produksi pabrik semen Bosowa Maros di Sulawesi Selatan.  Perluasan pabrik ini persis berdampingan dengan pabrik yang telah ada di Maros.  "Itu ekstension dari Maros yang sudah ada, disampingnya," ungkap Erwin
.  

Untuk tiga tahun ke depan,  pabrik semen Bosowa Maros akan mengembangkan produksi sebesar 3 juta ton per tahun,  dengan menghabiskan biaya senilai Rp 2,5 Triliun.  "Kita juga akan bangun 3 juta ton di Sulawesi tahun ini,  totalnya Rp 2,5 Triliun," pungkasnya.
    

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   
 


SEKTOR MANUFAKTUR LAINNYA :