|
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sedang menjajaki berbagai peluang pembangunan proyek di luar negeri. Salah satunya, WIKA akan menggarap kembali proyek lama di Libia yang sempat terhenti. "Kami berniat menyelesaikan proyek pembangunan shopping mall di Libia," ujar Corporate Secretary WIKA, Natal Argawan.
Proyek pembangunan pusat perbelanjaan di Libia ini tertunda akibat konflik politik di negara tersebut. Menurut Natal, WIKA telah mengirim beberapa orang untuk melihat perkembangan di negara yang pernah dipimpin Muammar Qaddafi itu. "Kami akan lihat dulu kondisi di sana, mungkin atau tidak proyek itu dilanjutkan," ungkap Natal.
Nilai proyek shopping mall yang berlokasi di kota Qurji, Libia itu sekitar US$ 7 juta. Natal mengungkapkan, pembangunan baru mencapai 10% ketika gejolak politik terjadi.
Selain di Libia, WIKA juga mencoba masuk ke negara Timur Tengah lainnya seperti Arab Saudi, Irak, dan Qatar. WIKA tengah mengirim tim pemasaran ke Irak untuk melihat pangsa pasar di sana. "Banyak infrastruktur di sejumlah kota di Irak yang hancur akibat perang. Potensinya besar dan kami coba masuk," kata Natal.
Kondisi ini berlaku juga untuk Arab Saudi dan Qatar. WIKA tertarik masuk ke Qatar karena negara ini akan menjadi penyelenggara Piala Dunia Sepakbola (World Cup) 2022.
Di Asia, WIKA melirik Myanmar. Di negeri itu, bersama PT Semen Gresik Tbk (SMGR), WIKA akan membangun pabrik. WIKA juga dapat proyek dari Pertamina di negara yang dulu bernama Burma itu.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD). |