|
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) tengah menjajaki akuisisi dua lahan tambang batubara di Kalimantan Timur yang saat ini sedangn dalam uji kelayakan.
Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung berharap tambang itu memilki cadangan batubara sebesar 30 juta ton. "Itu juga kami lihat dari kadar kalori dari menengah ke tinggi," kata dia.
Ia mengatakan bahwa perseroan mengincar lokasi yang berdekatan dengan tambang eksisting milik Indo Tambangraya Megah. Dengan pemilihan lokasi itu, pihaknya dapat menghemat anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan infrastruktur.
Edward mengharapkan harga kedua lahan tambang itu senilai US$ 100-200 juta sehingga dananya didapat dari kas internal. "Namun, jika harga di atas kisaran itu, mungkin kami bisa mencari dana tambahan dari eksternal," ujarnya.
Edward juga mengatakan, sejauh ini, pihaknya telah memenuhi kebutuhan dalam negeri (domestik market obligasi/DMO) mencapai 15% dari 9% pada tahun lalu.
Menurut dia, perusahaan sengaja menambah pemenuhan untuk kebutuhan dalam negeri karena adanya permintaan yang relatif cukup tinggi.
Dari sisi volume produksi dan penjualan kuartal I 2012, lanjut dia, ada kenaikan 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pihaknya juga optimistis ada kenaikan signifikan pada semester II tahun ini.
"Banyak analis menilai ada economic growth di Eropa, China, dan India sehingga akan ada peningkatan demand," ucapnya.
Untuk target produksi tahun ini, dia menyatakan perseroan tetap optimistis dapat mencapai 27 juta ton dari 25 juta ton pada tahun 2011.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|