|
PT Astra International Tbk (ASII) akan melebarkan bisnisnya ke jasa pelabuhan. Bukan pelabuhan umum, melainkan pelabuhan khusus jalur pertambangan dan perkebunan sawit.
Melalui anak usahanya, PT Astratel Nusantara (Astratel), pembangunan pelabuhan ini bertujuan memudahkan distribusi hasil pertambangan dan perkebunan perusahaan-perusahaan di bawah Grup Astra. "Bisnis pelabuhan sangat prospektif, tetapi masih perlu waktu ke sana," kata Yulian Warman, Jurubicara Astra.
Yulian mengaku belum mengetahui secara persis kapan realisasi pembangunannya serta lokasi pelabuhan tersebut. Alasannya, Astra masih membutuhkan persiapan matang sebelum menggarap pelabuhan tersebut.
Grup konglomerasi bisnis ini telah mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 16,5 triliun pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, Astra mengalokasikan sebesar Rp 5,8 triliun untuk pengembangan pelabuhan maupun kebutuhan infrastruktur lainnya.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|