LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Oil & gas
  Benakat garap proyek di Sumatera
Agriculture
  Pupuk Kaltim tunda proyek baru NPK
Mining
  Eksplorasi tambang Antam keluarkan dana Rp 16,65 Miliar
Properti
  Juli, bangun kondotel di Semarang
Geothermal
  Star Energy investasi US$ 382 Juta
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Tue, 01/05/2012
Tol Mojokerto-Kertosono seksi I batal beroperasi
Infrastructure

PT Marga Harjaya Infrastruktur,  pemegang konsesi ruas tol Mojokerto-Kertosono menyatakan rencana operasional seksi satu rute Bandar-Jombang sepanjang 16 kilometer tidak mungkin direalisasikan tahun ini,  menyusul progres pembebasan lahannya belum rampung.     

Padahal sebelumnya Badan Pengatur Jalan Tol menargetkan ruas itu akan berfungsi tahun ini,  menyusul rencana penambahan jalan tol sepanjang 19,7 kilometer tahun ini.  Dimana sepanjang 3,7 kilometer sudah terealisasi dengan dibukanya tol Cinere-Jagorawi sepanjang 3,7 kilometer dengan rute Jagorawi-Jalan Raya Bogor awal tahun 2012.    

Direktur PT MHI Legowo mengatakan untuk merealisasikan ruas itu cukup sulit karena ada beberapa kendala.  Pertama,  masalah pembebasan lahan dimana dari empat seksi yang akan dibangun,  hingga kni baru seksi satu yang tanahnya sudah 81% sedangkan sisanya masih dalam proses pembebasan lahan.  Artinya,  untuk pengoperasian satu seksi saja, masih ada 19% tanah yang belum terbebaskan.     

Di lain pihak,  kegiatan pembebasan tanah masih terkendala karena belum terbitnya Perpres mengenai UU Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Bagi Kepentingan Umum.     


Kedua,  katanya,  akses antara jalan tol tersebut dengan akses jalan nasional cukup jauh,  sehingga perlu ada akses penyambung dengan kualitas jalan yang layak.  "Jadi untuk dioperasikan akhir tahun ini rasanya sulit dilaksanakan," ujarnya.     

Menurutnya,  operasional tol itu diperkirakan baru bisa terealisasi pada pertengahan 2013,  setelah ketersediaan tanah terpenuhi dan akses.    

Meski demikian,  Legowo mengatakan perusahaannya tetap menargetkan operasional seluruh tol sepanjang 40,5 kilometer dapat terealisasi sesuai rencana pada 2014,  meskipun progres pembebasan tanah hingga kini belum maksimal.    

Adapun pembangunan konstruksi proyek senilai Rp 2,3 triliun itu telah dimulai sejak akhir 2011 oleh kontraktor Badan Usaha Milik Negara yakni PT Hutama Karya,  atau sebelum diakuisisi oleh PT MHI.    

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Achmad Gani Gazaly mengatakan memang rencana operasional kemungkinan besar batal karena belum siapnya lahan tersebut.
    

"Untuk akses kita cari solusinya dengan percepatan pembangunan seksi dua,  tapi memang saat ini kendalanya masih urusan tanah.  Jadi satu-satunya jalan dengan percepatan pembebasan tanah," ujarnya.    

Dia mengatakan untuk rencana konstruksi seksi II Jombang-Mojokerto diharapkan bisa dimulai pada tahun depan,  sehingga target operasional tol sudah rampung pada 2014 mendatang.   

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).     
 


SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :