LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Marine transportation
  6.000 Kapal harus diremajakan
Properti
  Lippo bangun 50 mal baru di Indonesia
Agriculture
  Pelabuhan Kayong Utara dibantu Rp 12 Miliar
Agriculture
  Sulbar segera bangun pabrik cokelat
Electricity
  Medco raih proyek EPC Rp 179 Miliar
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Mon, 30/04/2012
Lima jembatan gantung senilai Rp 38 Miliar
Infrastructure

(Jawa Tengah) Lima jembatan gantung yang dibangun di Lereng Gunung Merapi,  di Kecamatan Selo,  Kabupaten Boyolali,  Jateng senilai Rp 38 miliar diresmikan Bupati Boyolali,  Seno Samodro.    

Kelima jembatan gantung yang diresmikan tersebut,  diantaranya jembatan Sepi,  jembatan Ladon,  jembatan Kajor,  jembatan Windu,  dan jembatan Takeran,  dan selanjutnya akan berfungsi sebagai sarana transportasi maupun jalur evakuasi warga yang selama ini terhambat akibat terjangan banjir lahar dingin,  pasca erupsi Merapi beberapa waktu lalu.   

Bupati Boyolali Seno Samodro mengatakan dengan telah selesainya pembangunan sejumlah infrastruktur ini diharapkan menjadi awal kebangkitan kembali Boyolali,  khususnya Kecamaan Selo,  setelah terkena bencana Erupsi merapi beberapa waktu silam.
   

Dia mengatakan dengan selesainya jembatan pengubung antara desa ini,  diharapkan roda perekonomian dan aktifitas lainnya dapat mulai berjalan normal kembali seperti sebelum terjadinya bencana erupsi Merapi,  mengingat Kecamatan Selo merupakan penghasil sayuran yang bagi sejumlah daerah sekitar Boyolali.    

Menurutnya,  selain meminta bantuan warga masyarakat untuk turut membantu perawatan jembatan,  pemerintah daerah setempat juga mengalokasikan dana perawatan melalui program  "Unit Reaksi Cepat" sebesar Rp 1 miliar- Rp 2 miliar setahun.    

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Boyolali Juwaris,  selaku ketua pelaksana proyek mengatakan sejumlah pengerjaan infrasruktur yang dilakukan dalam rangka masa tanggap darurat Merapi tersebut,  diantaranya lima jembatan gantung,  dua jembatan permanen,  dan tiga jalur evakuasi,  dengan total anggaran sebesar Rp 38 miliar.    

Menurutnya dari lima jembatan gantung tersebut,  yang benar-benar selesai dan bisa dilewati saat ini baru ada tiga,  yakni jembatan Sepi,  menghubungkan Desa Sepi dengan jalan raya,  lalu jembatan Ladon,  yang menghubungkan Dukuh Sepi dengan Desa Klakah,  dan jembatan Kajor,  yakni menghubungkan Desa Kajor dengan jalan raya.   
 
"Dua jembatan gantung lainnya,  yakni jembatan Windu yang menghubungkan Desa Klakah Boyolali dengan Windu Sawangan,  Magelang,  serta jembatan Takeran yang menghubungkan Dukuh Takeran,  Desa Tlogolele dengan Belang,  sedang tahap penyelesaian, akibat terkendala cuaca dan medan yang agak sulit untuk dilalui alat berat," paparnya.    

Dia mengatakan sejumlah jembatan gantung yang masih tahap penyelesaian itu diharapkan cepat selesai juga,  agar segera dapat dimanfaatkan warga yang selama ini terisolasi saat banjir lahar dingin melanda,  sehingga mobilitasnya bisa lancar kembali.     

Menurutnya jembatan gantung yang terbuat dari besi baja,  dengan panjang masing-masing hambatan bervariasi,  yakni mulai 72 meter hingga 120 meter dan lebar 2,8 meter tersebut hanya mampu menahan beban maksimal tiga ton atau sebanyak 80 orang manusia sekali jalan.   

Sementara itu,  Koordinator Darurat Merapi Kementerian Pekerjaan Umum Hamdi Rachman mengatakan pembangunan jembatan gantung yang berada di Boyolali itu merupakan bagian dari 25 jembatan yang dikerjakan pemerintah pasca erupsi merapi, yakni 13 jembatan gantung dan sisanya jembatan permanen,  yang terkena dampak bencana Merapi,  yakni Boyolali,  Klaten,  Magelang dan Sleman,  dengan anggaran sekitar Rp 262 miliar.   

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),  Jhony Sumbung mengatakan tahapan berikutnya setelah penyelesaian pengerjaan sejumlah jembatan gantung tersebut,  segera dilanjutkan dengan rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah jembatan permanent dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 32 miliar,  yang diharapkan bisa selesai tahun ini juga.    

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).    
 


SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :