LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Mining
  Boiler Kertas Leces rampung tahun ini
Manufaktur
  China tertarik investasi industri garam di NTT
Agriculture
  Astra Agro siapkan dana Rp 516 Miliar
Marine transportation
  TNI AL jajaki galangan kapal Eropa
Agriculture
  Ekspor CPO RI bisa tembus 2 Juta Ton
 
 

 

 
 
BREAKING NEWS
Thu, 26/04/2012
Proyek senilai US$ 51 Miliar siap tender
Infrastructure

Pemerintah telah menyelesaikan rancangan proyek dengan skema kerjasama pemerintah-swasta alias public partnership (PPP) hingga 2014.  Proyek yang akan segera ditenderkan ini terdiri dari 58 proyek,  dengan perkiraan nilai US$ 51,2 miliar.  Angka proyek ini berkurang sedikit dari rencana awal yang mencapai US$ 53 miliar dari 79 proyek.    

Pemerintah mengklaim,  proyek infrastruktur yang ditawarkan kali ini lebih matang.  Pemerintah mengaku sudah melakukan evaluasi dan yakin proyek-proyek ini akan memikat investor.    

Berkaca dari pengalaman tahun lalu,  pemerintah cuma berhasil "menjual" 12 proyek.  Itu pun hingga saat ini,   realisasinya masih lambat.  Padahal,  pemerintah berencana bisa menawarkan sedikitnya 50 proyek infrastruktur kepada swasta setiap tahun.   

Direktur Kerjasama Pemerintah-Swasta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bastary Pandji Indra mengakui,  selama ini,  proyek PPP yang ditawarkan pemerintah masih belum banyak menarik minat swasta.  Maklum,  swasta selalu ingin cepat mendapatkan keuntungan.     

Akhirnya,  pemerintah sering menggarap sendiri proyek-proyek tersebut.  "Selama ini,  pembangunan infrastruktur masih bersandar kepada pembiayaan sendiri atau pinjaman luar negeri.  Hal ini membuat kita belum terlalu maju dalam kerjasama dengan swasta.  Tahun lalu,  misalnya,  cuma 12 proyek yang bisa ditransaksikan," kata Bastary.    

Dari lokasi 58 proyek yang akan ditawarkan tahun ini,  ada 26 proyek senilai US$ 38,19 miliar yang masuk daftar prioritas.  Perinciannya,  tahun ini akan ditenderkan proyek senilai US$ 5 miliar,  tahun depan US$ 5,7 miliar,  dan tahun 2014 US$ 29 miliar.   

Ada tiga proyek senilai US$ 764 juta yang paling siap ditawarkan tahun ini.  Yakni,  proyek terminal Cruise Tanah Ampo,  Karangasem,  Bali,  senilai US$ 36 juta,  dan pengolahan sampah Bandung Jawa Barat,  senilai US$ 100 juta.  "Proyek Tanah Ampo dan proyek pengolahan sampah Bandung adalah proyek utama yang akan kami bawa ke Asia Infrastructure Summit 2012 Mei nanti," tandas Bastary.  

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   
 


SEKTOR INFRASTRUCTURE LAINNYA :