|
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II secara resmi telah mengajukan dokumen dan rancangan final pembangunan dan pengoperasian tahap I Pelabuhan Kalibaru, Tanjung Priok, kepada Kementerian Perhubunagn (Kemenhub) senilai Rp 22,66 triliun. Rancangan ini sebagai tindak lanjut Pelindo II setelah menerima surat resmi berkaitan dengan peraturan Presiden (Perpres) No 36 tahun 2012 tentang Pelaksanaan Proyek Kalibaru. Pelindo akan memulai ground breaking pada Juli 2012.
Besar investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan tersebut Rp 22,66 triliun. Menurut Direktur Utama Pelindo II, Richard Joost Lino, perseroan akan mengeluarkan Rp 11,75 triliun dari kas internal, sedangkan sisanya Rp 10,91 triliun berasal dari pihak eksternal. "Untuk mencari dana sisa kami akan menggunakan anak perusahaan," ujar dia.
Perseroan ini juga sedang mengkaji skema pembiayaan. Pilihannya adalah berutang ke perbankan atau menerbitkan obligasi.
Dokumen final rancangan Kalibaru akan mendapat respon dari Kemhub pada 20 Mei 2012. Menurutnya, Kemhub telah menyetujui rancangan tersebut dan tinggal pengesahan. Dalam rancangan tersebut pembangunan tahap I Kalibaru terdiri dari tiga terminal kontainer serta dua terminal bahah bakar minyak dan gas.
Pelabuhan Kalibaru akan didesain dengan kedalaman hingga -20 mean low water spring (mLWS). Tahap pertama akan dilakukan pengerukan sedalam -16 MLWS, dan alur pelayaran arus kedatangan dan keberangkatan kapal.
Pada tahap awal ini, pelabuhan akan dibangun di atas lahan seluas 195 hektare dengan panjang dermaga 4.000 meter sehingga mampu menampung kontainer hingga 4,5 juta TEUs. "Pelabuhan Kalibaru Tahap I akan beroperasi pada awal 2014," ujarnya.
Pelabuhan Kalibaru akan selesai secara keseluruhan hingga tahap III pada tahun 2023, dengan kapasitas sebesar 13 juta TEUs. Sekretaris Perusahaan PT Pelindo II Rima Novianti mengungkapkan, Perpres tersebut memang selama ini yang ditunggu-tunggu perseroan untuk bisa merealisasikan Pelabuhan Kalibaru yang akan diberi nama New Priok.
New Priok ini ditargetkan memiliki kemampuan menerima dan melayani kapal-kapal kontainer terbesar yang pernah ada. Upaya ini juga bertujuan menyejajarkan posisi Pelabuhan Tanjung Priok dengan pelabuhan-pelabuhan besar di kawasan regional.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|