|
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 72 miliar untuk normalisasi sungai Bendung di Palembang, Sumatera Selatan dengan pendanaan tahun jamak melalui loan dari Jepang, guna mengatasi banjir di provinsi tersebut.
Direktur Sungai dan Pantai Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, Pitoyo Subandrio mengatakan proyek pekerjaan tersebut akan dilaksanakan pada Juni 2012 hingga kurun waktu tiga tahun ke depan.
Menurutnya, selain melakukan normalisasi sungai pemerintah juga akan menata pemukiman kumuh yang ada di pinggiran sungai.
"Kami sudah menandatangani loan IP 551 dengan Jepang senilai Rp 72 miliar dalam 3 tahun ke depan. Pekerjaan yang dilakukan menormalisasi Sungai Bendung, menata pemukiman kumuh, dan membuat jalan inspeksi 4 meter dari bibir sungai," ujarnya.
Meski sudah disiapkan anggaran, namun menurutnya persoalan pembebasan lahan masih menjadi kendala utama dalam penyediaan infrastruktur ini. Oleh karena itulah dia mengharapkan adanya ketegasan dan kebijakan dari pemda untuk mengendalikan alih fungsi lahan yang begitu cepat.
"Pemerintah pusat dan Pemda bersama para stakeholder termasuk masyarakat, harus saling membantu dalam menyelesaikan permasalahan ini kedepannya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Tri Soekotjo mengatakan ada sekitar 19 sistem sungai di Palembang, namun sungai Bendung merupakan yang terbesar sehingga bila proses normalisasi dapat berjalan dengan baik, diharapkan dapat mengurangi banjir di Palembang.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|