|
Dengan ini kami sampaikan pers relase dua acara di (Solo dan Denpasar). Sosialisasi wirausaha bebasis teknologi inovatif-technopreneur camp (13-14 April 2012) di auditorium Universitas 11 Maret Solo.
Seiring dengan upaya pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran dan mengentaskan kemiskinan, maka didoronglah lahirnya para wirausaha muda.
Salah satu upayanya adalah melalui pelatihan untuk melahirkan wirausaha berbasiskan teknologi inovatif melalui kegiatan pelatihan. "Sosialisasi wirausaha berbasis teknologi inovatif" atau dikenal sebagai Technopreneur Camp.
Adapun pelatihan Technopreneur Camp kali ini adalah yang ketiga dengan waktu penyelenggaraan 13-14 April di Universitas Sebelas Maret Solo dengan dibuka oleh Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta, yang diikuti oleh 300 peserta yang berasal dari berbagai daerah se-Jawa Tengah maupun dari luar Jawa Tengah.
Ini terselenggara atas kerjasama Universitas 11 Maret Solo dengan Kantor Kementerian bidang Perekonomian, BPPT, Kemenristek, dan Rumah Ekonomi Rakyat.
Dalam kesempatan pelatihan kali ini, maka pada hari pertama akan diberikan berbagai materi mulai dari latihan dasar tecnopreneur sampai dengan peluang mendapatkan pendanaan.
Adapun pada hari kedua akan dikelompokkan para peserta, yang mana untuk tiap kelompok akan membuat proposal business plan berbasiskan teknologi inovatif.
Nantinya akan dievaluasi dan ditentukan oleh dewan juri yang terdiri dari kemenristek dan BPPT dengan pemenang sebanyak 10 proposal terbaik.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa secara khusus memberikan perhatian pada pengembangan technopreneur ini dengan memberikan seed capital kepada para pemenang tersebut yakni masing-masing sebesar Rp 10 juta untuk the best three, dan masing-masing Rp 5 juta untuk tujuh proposal lainnya.
Dalam kesempatan pelatihan Technopreneur angkatan ketiga ini juga telah difasilitasi Kementerian Kordinator bidang Perekonomian untuk dilakukan MOU antara pihak Universitas Sebelas Maret Solo dengan para pihak, yakni dengan PT Prowell Eenergy Indonesia, PT Kota Minyak Internusa, PT Tender Indonesia, dan organisasi jejaring internasional Junior Chamber International (JCI).
Tujuan MOU ini agar para peserta techopreneur dapat mengakses informasi, magang menimba pengalaman, serta mendapatkan promosi, sekaligus peluang pendanaan dan pemasaran atas hasil produk inovatifnya.
Selain itu juga dipamerkan beberapa produk hasil teknologi inovatif di antaranya mobil listrik hasil karya Universitas 11 Maret Solo, dan pompa bertenaga surya hasil karya Akademi Teknik Mesin Indonesia.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|