|
Pemerintah berupaya mempercepat pembangunan di Provinsi Papua dan Papua Barat melalui pembangunan infrastruktur darat sehingga dapat membuka sebagian daerah terisolasi dan memangkas ekonomi berbiaya tinggi.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S. Alisjahbana mengatakan ada tujuh program prioritas untuk mempercepat pembangunan Papua, yakni ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan, pembangunan ekonomi rakyat, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan affirmative action untuk putra putri Papua.
"Terutama infrastruktur untuk membuka keterisolasian Papua. Aksesnya kan susah di pegunungan, kita akan bangun akses jalan. Ini sudah kita ajukan a.l. di APBN-P," kata Armida.
Armida menuturkan akan ada beberapa ruas jalan yang dibangun untuk membuka terisolasian daerah pegunungan Papua. Salah satu yang menjadi prioritas, jalur Asmat-Duga- Wamena. Namun, dia belum merinci berapa anggaran yang akan dikucurkan khusus untuk percepatan pembangunan infrastruktur dasar di Papua.
Terkait dengan pendanaan untuk program P4B, katanya apabila memungkinkan akan menggunaklan APBN. Selain itu, harus juga ada dukungan dari pemerintah kabupaten/kota dalam APBD, anggaran transfer daerah untuk otonomi khusus Papua, dan keterlibatan swasta/BUMN.
Dalam APBN-P 2012, dana Otsus dan penyesuaian dianggarkan Rp 70,42 triliun. Pemerintah juga mengalokasikan sekitar Rp 9 triliun dana saldo anggaran lebih (SAL) untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia bagian Timur, termasuk Papua dan Papua Barat.
"SAL itu hanya sebagian APBN mendukung program nasional terkait infrastruktur. Tapi banyak juga infrastruktur daerah, level provinsi APBD. Juga ada dana Otsus Papua untuk pengembangan SDM."
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|