LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Air transportation
  Garuda tambah 18 pesawat jenis CRJ 1000 NextGen
Keuangan
  MP3EI kekurangan Rp 1.500 Triliun
Air transportation
  DPR setujui hibah 24 pesawat F-16 bekas
Oil & gas
  20 Sekuritas berebut garap bond pertamina
Electricity
  Bank Exim AS kepincut biayai proyek pembangkit listrik
 
 
 
 
 


BREAKING NEWS
Fri, 13/04/2012
FSRU Jawa Barat beroperasi Mei nanti
Marine transportation

Pasokan gas ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Muara Karang dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tanjung Priok segera mengalir.  Maklum,  kapal yang berfungsi sebagai terminal penerimaan dan regasifikasi liquefied natural gas (LNG) atau floating storage and regassification unit (FSRU) tengah selesai dikerjakan dan kini sudah berlayar menuju Teluk Jakarta dari Jurong Shipyard,  Singapura.   

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Karen Agustiawan mengatakan,  rampungnya pembangungan kapal tersebut merupakan hal penting karena dengan demikian,  FSRU Jawa Barat bisa segera mulai beroperasi.
   

Dengan selesainya FSRU tersebut,  Pertamina merencanakan,  FSRU Jawa Barat bisa beroperasi pada bulan depan.  "Fasilitas ini akan menjalani tahapan pendinginan (cooling down) dan pengetesan (comissioning) dari akhir April dan diharapkan beroperasi komersial Mei nanti," kata Karen.    

FSRU Jawa Barat akan menjadi terminal penampungan dan regasifikasi LNG yang pertama beroperasi dari tiga rencana pembangunan FSRU.  FSRU ini nantinya akan bisa menampung gas sebanyak 3 juta ton per tahun.  Pasokan gas akan dialirkan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Tanjung Priok sebanyak 400 juta kaki kubik per hari.    

"Untuk tahap awal,  terminal yang dioperasikan oleh Nusantara Regas ini baru akan bisa memenuhi komitmen pasokan ke PLN sebesar 1,5 juta ton per tahun," kata Karen.  Kapasitas tersebut kemudian akan ditingkatkan menjadi sebesar 3 juta ton per tahun.  Saat ini,  FSRU Jawa Barat telah mendapat kepastian pasokan LNG dari Kilang Bontang sebanyak 11,75 juta ton selama 11 tahun.
    

Nusantara Regas adalah perusahaan gabungan antara Pertamina dan PGN.  Kedua perusahaan migas pelat merah itu masing-masing memiliki saham 60% dan 40%.    

Pembangunan FSRU juga merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pembangunan Nasional tahun 2010.   

Inpres juga mengamanatkan dibangunnya FSRU Belawan berkapasitas 2,5 juta ton per tahun dan FSRU Jawa Tengah,  berkapasitas 3 juta ton per tahun.  Ketiga FSRU diharapkan bisa menutup kebutuhan gas di masa mendatang.  Pertamina mencatat,  permintaan gas domestik pada 2008 mencapai 2.000 juta kaki kubik per hari.
    

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   
 


SEKTOR MARINE TRANSPORTATION LAINNYA :