|
Selama 7 tahun terakhir, PT Andhika Line menambah armada jenis bulk carrier hingga 4 unit guna menggarap angkutan batu bara domestik dan internasional.
Direktur Utama PT Andhika Line Carmelita Hartoto mengatakan pengadaan kapal sejalan dengan program nasional asas cabotage yang diluncurkan pemerintah pada 2005.
Menurutnya asas cabotage yang mewajibkan kegiatan pengangkutan laut domestik menggunakan kapal berbendera nasional telah memberikan peluang bagi pelayaran untuk berinvestasi.
Untuk itu, katanya, pihaknya juga memperbesar investasi meskipun selama periode 2005 hingga sekarang, sektor pelayaran nasional masih dibayangi dampak krisis global.
"Pada 2008, kami mengoperasikan 3 kapal handymax, sekarang kami bisa menambah menjadi 6 unit," katanya.
Dia menyebutkan program nasional asas cabotage telah memberikan angin segar kepada industri pelayaran sehingga selama periode itu, jumlah kapal niaga nasional tumbuh 78% menjadi 10.919 unit.
Namun, katanya, peluang pelayaran untuk berkembang masih pesat mengingat hingga kini pasar angkutan ekspor dan impor belum tergarap secara optimal oleh pelayaran nasional.
"Kalau angkutan domestik, 100% sudah menggunakan kapal nasional, kalau ocean going baru 9% yang diangkut kapal nasional," ujarnya.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|