LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Infrastructure
  2012, Tak ada tender proyek baru
Infrastructure
  Waskita & Adhi dapat kontrak dari PU
Info tender
  52 tender proyek
Infrastructure
  Jepang danai proyek Legok Nangka
Agriculture
  PTPN III alokasikan belanja modal Rp 1,7 Triliun
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Thu, 29/03/2012
Akhir 2016, Jakarta miliki MRT
Land transportation

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan proyek mass rapid transit (MRT) tahap pertama (Lebak Bulus-Bundaran HI) senilai Rp 15 triliun bisa terealisasi pada pertengahan atau akhir 2016.   

Pertengahan tahun ini ditargetkan proses konstruksi sudah bisa dimulai seiring ditetapkannya kontraktor proyek oleh PT MRT Jakarta.
   

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan mengungkapkan,  dari  informasi yang diterimanya proses tender konstruksi telah dimulai setelah 10 konsorsium kontraktor hasil prakualifikasi lelang disetujui Japan International Cooperation Agency (JICA).   

Dalam jadwal proses pemasukan harga bisa dilakukan pada Juni atau Juli tahun ini dan dilanjutkan penetapan pemenang.  Selagi itu dilakukan proses konstruksi awal bisa dimulai.
   

"Hasil pra kualifikasi lelang kan sudah final,  bahkan Juni atau Juli sudah pemasukan harga.  Tahun ini konstruksi sudah mulai ya,  sehingga pada pertengahan atau akhir 2016 Indonesia sudah punya MRT," kata dia.   

Menurut pernyataan PT MRT Jakarta baru-baru ini,  pekerjaan konstruksi dibagi enam paket konstruksi sipil atau fisik yang akan diperebutkan 10 konsorsium.   

Ke-10 konsorsium dibagi tugasnya menjadi dua,  lima pemenang konsorsium prakualifikasi konstruksi untuk segmen bawah tanah,  yakni Kajima- Waskita Joint Operation (JO),  Obayashi-Shimizu-Jaya Konstruksi-Wijaya Karya JO,  SMCC-HK JO,  Taisei-PP JO,  dan Tokyo-Adhi JO.   


Lima konsorsium prakualifikasi konstruksi segmen permukaan tanah proyek MRT,  yakni Hazama- Murinda Iron Steel JO, SMCCNK JO,  Sunitomo-Adhi JO,  Tekken-Hutama-Marubeni JO,  dan Tokyo-Wika JO.
   

Tundjung mengungkapkan,  proyek MRT diharapkan menjadi solusi jangka panjang atas persoalan transportasi di Jakarta dan sekitarnya.  Implementasi MRT akan berjalan efektif jadi solusi bila dalam operasionalnya diintegrasikan dengan moda transportasi lainnya.  Jika tidak demikian,  keberadaan MRT akan seperti moda transportasi lainnya,  yang kerap kali justru menimbulkan kemacetan baru di Jakarta.  

Sebelumnya,  Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengatakan,  pemancangan tiang pertama (ground breaking) proyek MRT dilaksanakan awal Mei ini.  Saat ini,  design engineering proyek ini telah selesai.  

Proyek MRT tahap pertama Lebak Bulus-Bundaran HI memiliki panjang 15,5 kilometer (km) dengan tujuh stasiun layang dan enam stasiun bawah tanah.  

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).   
 


SEKTOR LAND TRANSPORTATION LAINNYA :