LOGIN USER TENDER
Thousands of Tender Information
(Members only)
User Id :
Password :
Verification :
 
 

 

 

 
 
SEKTOR LAIN:
Geothermal
  Pembangkit geothermal Semarang terancam ditender ulang
Infrastructure
  Jateng kebut jalan tol Semarang-Solo
Oil & gas
  Jaringan gas akan digenjot
Infrastructure
  Jasa Marga tuntaskan akuisisi dua tol
Marine transportation
  Pelindo investasi Rp 300 Miliar perindah Teluk Lamong
 
 

 
 
 


BREAKING NEWS
Thu, 29/03/2012
Indocement akan investasi US$ 2,6 M
Manufaktur

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP),  produsen semen merek Tiga Roda,  berencana menambah kapasitas produksi dari 18,6 juta ton menjadi 30 juta ton per tahun.  Nilai investasinya diperkirakan sekitar US$ 1,6-2,6 miliar.   

Direktur Keuangan Indocement Tju Lie Sukanto menjelaskan,  ekspansi dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan semen di pasar domestik.  Penambahan kapasitas mulai dilakukan tahun ini dan ditargetkan tuntas pada 2017.
   

"Sumber pendanaannya diupayakan dari kas internal.  Saat ini posisi kas kami cukup kuat.  Per Desember 2011,  kas kami mencapai US$ 750 juta," ujar Sukanto.    


Sukanto menjelaskan,  ekspansi dilakukan dengan membangun pabrik penggilingan semen (cement mills) dan pabrik baru.  Indocement saat ini tengah membangun cement mills di Citereup,  Jawa Barat,  berkapasitas 1,9 juta ton per tahun.  Proyek ini menelan dana sekitar US$ 100 juta.  Perseroan berharap proyek ini tuntas pada 2013.
    

Dia menambahkan,  perseroan juga akan membangun pabrik baru di Citereup berkapasitas 4,4  juta ton.  Nilai investasinya diperkirakan mencapai US$ 572-880 juta atau US$ 130-200 per ton.  Konstruksi pabrik rencananya dimulai tahun depan.   Lokasinya berada dekat dengan pabrik yang telah ada (brown field).  "Pabrik ini akan menjadi pabrik terbesar kami dan dilengkapi killen (tungku pembakaran)," kata dia.
    

Selain di Citereup,  dia melanjutkan,  Indocement juga akan membangun dua pabrik semen baru (green field) di Jawa Tengah dan luar Jawa berkapasitas masing-masing 2-2,5 juta ton.   Nilai investasinya,  kata dia,  mencapai US$ 200-325 per ton,  tergantung dari ketersediaan infrastruktur,  seperti jalan raya,  pelabuhan,  dan pembangkit listrik.   Dengan demikian,  total dana dibutuhkan sekitar US$ 1-1,6 miliar.
    

Dia menegaskan,  studi kelayakan dua pabrik itu sudah dalam tahap akhir.  Dia berharap konstruksinya bisa dimulai tahun depan.
   

Tahun ini,  kata dia,  perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar 150-180 juta euro.  Mayoritas dana capex digunakan untuk membiayai pembangunan cement mills di Citereup.  Capex bisa membengkak jika eksekusi proyek ekspansi dipercepat.
   

Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).    

 


SEKTOR MANUFAKTUR LAINNYA :