|
Perjuangan menuju terciptanya mobil nasional (mobnas) tenaga listrik Putra Petir terus dikebut. Jajaran perguruan tinggi negeri (PTN) yang ikut dalam proyek tersebut mulai bekerja pekan ini. Mereka mengejar target penciptaan prototipe Putra Petir pada 2014.
Ada empat PTN yang terlibat dalam mewujudkan mobnas yang digagas Menteri BUMN Dahlan Iskan tersebut. Yakni, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Rektor ITB Akhmaloka menuturkan, mereka diberi waktu dua bulan untuk berembuk mewujudkan gagasan tersebut.
"Pekan ini harus ada gambaran persis tentang mobnas bertenaga listrik," katanya.
Ahli mesin dari masing-masing PTN akan berdiskusi tentang teknologi mobil tersebut. Selanjutnya, hasil dari kajian itu disampaikan ke Mendikbud dan diteruskan kepada presiden. Mekanisms dari proyek Putra Petir tersebut adalah kolaborasi. Ada tim yang menggarap desain mobil, mesin, dan seterusnya.
Untuk pemanasan, tim dari ITB akan mempresentasikan teknologi mobil listrik yang sudah mereka kembangkan. Akhmaloka mengungkapkan, saat ini tim di ITB merancang mobil listrik untuk dilombakan di Sepang, Malaysia. Nah, pengembangan teknologi mobil listrik ala ITB akan dikombinasikan dengan gagasan serupa dari PTPN lain.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan anggaran Rp 100 miliar untuk keperluan riset dan pengembangan Putra Petir. Kemendikbud juga menjembatani hasil rembuk antara PTN dan kajian dari Kementerian BUMN serta Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|