|
(Sulawesi Selatan) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Makassar menambah investasi pada tahun ini menjadi Rp 762 miliar untuk pengembangan sejumlah pelabuhan serta peningkatan produktivitas pelabuhan di kawasan Timur Indonesia (KTI).
"Penambahan ini sangat penting untuk untuk pengembangan sejumlah pelabuhan serta peningkatan produktivitas pelabuhan di KTI," ujar Direktur Utama PT Pelindo IV Harry Sutanto.
Ia mengatakan, penambahan nilai nominal investasi pada 2012 dari Rp 551 miliar menjadi Rp 762 miliar atau sekitar 38% itu dimaksudkan untuk mempercepat pengembangan pelabuhan.
Penambahan jumlah investasi itu juga karena adanya tambahan beberapa alat baru yang harganya cukup mahal sehingga penambahannya dianggap perlu.
Sedangkan jumlah pelabuhan yang akan dikembangkan jumlahnya masih tetap, antara lain Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Pantoloan Sulawesi Tengah, Pelabuhan Gorontalo, dan Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara.
Ia mengungkapkan, dari tahun ke tahun realisasi investasi PT Pelindo IV makin besar tercatat pada 2010 realisasi investasi hanya Rp 143 miliar dan meningkat pada 2011 menjadi Rp 458 miliar serta target realisasi investasi pada 2012 yang mencapai Rp 762 miliar.
"Tahun ini awalnya kami hanya menargetkan investasi Rp 551 miliar saja, tetapi karena adanya tambahan beberapa alat baru, makanya jumlah investasi tahun ini kami tambah nilainya yang semula kami targetkan hanya Rp 551 miliar saja," katanya.
Menurutnya, tambahan alat baru itu untuk mempercepat proses bongkar muat di sejumlah pelabuhan di wilayah Pelindo IV.
Selain adanya tambahan alat, harga alat yang cukup mahal memaksa pihaknya untuk meminta tambahan jumlah investasi tahun ini.
Untuk mendapatkan info detail ratusan proyek setiap hari, anda dapat mendaftar menjadi member (PREMIUM dan GOLD).
|